Kesaksian Warga soal Kecelakaan KA Bangunkarta Tewaskan 3 Orang, Palang Pintu Tak Tertutup saat Kereta Datang

KA Bangunkarta menabrak Toyota Sigra oranye dan dua sepeda motor. Saat kereta datang, warga melihat pintu palang tidak tertutup dan lalu lintas masih berjalan.

Purnomo Edi
Oleh Purnomo Edi - Reporter
Kesaksian Warga soal Kecelakaan KA Bangunkarta Tewaskan 3 Orang, Palang Pintu Tak Tertutup saat Kereta Datang
Kecelakaan KA Bangunkarta (merdeka)

Kecelakaan kereta api terjadi di Prambanan, Kabupaten Sleman, DIY, Selasa (4/11) sekitar pukul 10.35 Wib. Kecelakaan ini melibatkan KA Bangunkarta dengan sebuah mobil dan dua sepeda motor.

Kecelakaan KA Bangunkarta ini menyebabkan tiga orang meninggal dunia. Selain itu ada pula tiga orang yang mengalami luka-luka dan saat ini dirawat di RS Bhayangkara Polda DIY.

Salah seorang warga bernama Ipul menceritakan kecelakaan ini bermula saat kereta api melintas dari arah timur menuju ke barat. Setibanya di perlintasan di area Prambanan, KA Bangunkarta ini menabrak sebuah mobil Sigra berwarna oranye dan dua sepeda motor.

"Tadi keretanya menabrak satu mobil dan sepeda motor. Mobil sama motor waktu itu mau menyeberang," kata Ipul.

Kecelakaan KA Bangunkarta
Kecelakaan KA Bangunkarta merdeka

Saksi mata lainnya adalah Yesi. Yesi menyebut saat kecelakaan palang pintu sebelah utara tidak menutup sehingga kendaraan bisa melintas perlintasan KA. Sebelum kecelakaan terjadi, Yesi mendengar KA sempat membunyikan klakson.

"Dari arah utara itu mobilnya. Palang pintu sebelah utara tadi tidak tertutup. Terus mobilnya lewat terus ketabrak kereta," ucap Yesi.

"Tadi yang ketabrak ada mobil sama sepeda motor. Pas tabrakan tadi suaranya kencang gitu," imbuh Yesi.

Sementara itu Manajer Humas Daop 6 Yogyakarta Feni Novida Saragih menyebut untuk penyebab kecelakaan, pihaknya masih mendalaminya. Feni membeberkan saat ini pihaknya masih fokus pada penanganan korban.

"Penyebab (kecelakaan) masih dalam pemeriksaan dan penelusuran teknis ya. Saat ini kami Daop 6 Yogyakarta berfokus pada penanganan korban dan pendampingan keluarga," kata Feni.

Rekomendasi