Kondisi Stasiun Luar Angkasa ISS Mulai Banyak yang Retak dan Bocor
Kondisi itu, menurut NASA masih aman. Bukan sesuatu yang perlu ditakuti.
Peringatan kebocoran di Stasiun Luar Angkasa Internasional dilayangkan oleh lembaga pengawas NASA, tetapi NASA sendiri terlihat tidak terlalu khawatir.
Dilaporkan Washington Post, Kamis (16/10), juru bicara NASA maupun administrator asosiasinya seakan meremehkan tingkat keparahan keretakan dan kebocoran di bagian di ISS.
Dalam laporan itu, badan pengawas menyoroti adanya retakan dan kebocoran udara yang signifikan di segmen terowongan yang mengarah ke bagian Rusia dari stasiun luar angkasa tersebut.
Lebih buruknya lagi, retakan dan kebocoran udara tersebut tampaknya semakin parah dan lebih banyak udara yang bocor daripada sebelumnya.
Tetapi, ketika berbicara kepada WaPo tentang laporan tersebut, administrator asosiasi NASA, James Free, mengindikasikan bahwa masalah tersebut telah disampaikan kepada mitra-mitra Rusia, tanpa mengkonfirmasi tindakan yang akan dilakukan terkait masalah tersebut.
“Kami telah menyampaikan keseriusan kebocoran tersebut beberapa kali. Termasuk ketika saya berada di Rusia awal tahun ini. Kami sudah mencapai kesepakatan bahwa mereka akan menutupnya pada malam hari,” kata Free.
Hingga saat ini, belum ada kejelasan lebih lanjut tentang penyebab kebocoran di sisi Rusia ISS. Namun Free menyebut, pihak Rusia telah memperbaiki seiring berjalannya waktu.
“Roscosmos telah memberikan sealant ke banyak area yang retak,” kata juru bicara NASA, Kathryn Hambleton.
Reporter magang: Nadya Nur Aulia