Cantiknya Arca Ken Dedes ketika Dihidupkan dengan Video AI, Ini Buktinya
Berikut adalah sosok kecantikan Ken Dedes saat dihidupkan dengan teknologi AI.
Sebuah video ai tengah menjadi sorotan netizen. Video yang diunggah akun AI Nusantara di TikTok ini mencoba "menghidupkan" kembali arca prjanaparamita. Arca ini sering dikaitkan dengan sosok Ken Dedes. Ia adalah permaisuri dari Ken Arok, pendiri Kerajaan Singasari di Malang, Jawa Timur.
Video ini berhasil membetot pandangan netizen untuk sekadar like maupun berkomentar. Berdasarkan laporan pandangan mata merdeka, Kamis (6/3), video yang diunggah pada Juli 2024 lalu telah disukai 36 ribu orang dengan 678 komentar.
Ken Dedes dikenal dalam sejarah sebagai perempuan dengan kecantikan luar biasa, digambarkan bak bidadari yang turun ke bumi. Selain parasnya yang memukau, ia juga berasal dari keluarga Brahmana, kasta tertinggi dalam ajaran Hindu. Status sosial yang terhormat ini membuatnya dihormati banyak orang. Namun, kecantikannya pula yang menjadi awal dari kisah kelam dan penuh intrik di masa itu.
Ken Dedes awalnya dipersunting oleh Tunggul Ametung, penguasa Tumapel. Namun, pernikahan tersebut berujung tragedi. Ken Arok, seorang tokoh ambisius yang menginginkan kekuasaan, membunuh Tunggul Ametung demi merebut Ken Dedes dan meraih kekuasaan Tumapel.
Di balik kehidupannya sebagai istri penguasa, Ken Dedes memiliki hubungan dekat dengan Mpu Purwa, seorang pendeta Brahmana yang dihormati. Keduanya kerap menghabiskan waktu bersemedi bersama, mengirim doa dan permohonan kepada para dewa. Salah satu tujuan utama semedi mereka adalah menghancurkan kekuasaan Tunggul Ametung, yang dianggap sebagai pemimpin lalim yang tidak menghormati ajaran Siwa, salah satu dewa utama dalam kepercayaan Hindu.
Sejak kecil, Ken Dedes dididik oleh sang ayah agar selalu menjunjung tinggi kesetiaan kepada Dewa Siwa. Doktrin tersebut membuat Ken Dedes tumbuh sebagai sosok yang membenci siapapun yang merendahkan ajaran Siwa, termasuk suaminya sendiri, Tunggul Ametung.
Keyakinan kuat yang tertanam sejak kecil itulah yang melandasi Ken Dedes dan Mpu Purwa untuk bersatu dalam doa, berharap kekuasaan Tumapel jatuh ke tangan sosok yang lebih menghormati ajaran para dewa.
Cerita tentang konspirasi spiritual ini terus hidup dalam babad dan legenda, menegaskan bahwa kecantikan Ken Dedes bukan sekadar anugerah, melainkan juga pemicu perubahan besar dalam sejarah politik tanah Jawa.