Berapa Banyak Telur yang Dihasilkan Dinosaurus saat Hidup?
Segini banyak dinosaurus bertelur dan menetas menurut ilmuwan.
Peneliti dari Natural History Museum London, Becky Lakin menuturkan bagaimana cara Dinosaurus mengerami hingga memiliki jumlah telur.
Menurutnya cara yang dilakukan dinosaurus dalam memperlakukan telurnya berbeda-beda. Misalnya dinosaurus Theropoda. Dinosaurus ini merupakan jenis pemakan daging. Ia biasanya menghasilkan antara 10–20 telur dalam satu sarang.
“Sebagian theropoda menjaga telurnya hingga menetas,”ungkap dikutip dari IFLScience, Kamis (5/6).
Namun, lanjut dia, tak jarang ada kemungkinan kasus brood parasitism atau penitipan telur oleh spesies lain. Biasanya kasus-kasus seperti itu dilakukan oleh buaya purba. Ia menyisipkan telurnya ke dalam sarang dinosaurus untuk memanfaatkan perlindungan si pemangsa.
Namun tidak semua bisa duduk mengerami. Bagi dinosaurus besar seperti Sauropoda, berat badan mereka akan menghancurkan telurnya sendiri jika nekat mengeram. Maka, mereka mengembangkan cara lain yang lebih aman.
Cara Dinosaurus Menghangatkan Telur
Beberapa Sauropoda, seperti Titanosaurus di Argentina, diduga membuat parit dengan kakinya untuk menyimpan telur agar lebih terlindung dari cuaca dan predator. Ada pula bukti bahwa sebagian dinosaurus menggunakan tumpukan tanaman membusuk sebagai “kompos penghangat”, mirip cara burung megapoda Australia saat ini.
Menariknya, beberapa sarang ditemukan di dekat sumber air panas atau lapisan lava purba, yang kemungkinan dimanfaatkan sebagai inkubator alami. Solusi pintar dari ibu dinosaurus yang tampaknya langsung meninggalkan sarangnya setelah bertelur.
“Titanosaurus cenderung santai dalam urusan merawat anak. Setelah bertelur, mereka langsung pergi. Tak ada perawatan lanjutan.,” kata Susannah Maidment dari Natural History Museum.