Begini Gaya Modis Katy Perry Pakai Pakaian Luar Angkasa
Katy Perry dijadwalkan meluncur ke luar angkasa pada Senin, 14 April 2025 hari ini.
Katy Perry dijadwalkan meluncur ke luar angkasa pada Senin, 14 April 2025, bersama lima perempuan lainnya dalam misi Blue Origin yang sepenuhnya berawak wanita.
Yang menarik, keenamnya akan mengenakan baju antariksa rancangan rumah mode Monse, memberikan sentuhan fesyen tinggi pada eksplorasi luar angkasa.
Mengutip Space dan NYPost, Senin (14/4), baju antariksa tersebut dirancang oleh desainer Fernando Garcia dan Laura Kim dengan bahan neoprene elastis tahan api.
Desainnya ramping dan feminin, tanpa bantalan bahu serta detail hitam di bagian lengan dan kaki seperti baju Blue Origin sebelumnya.
“Kami ingin desain yang simpel dan nyaman, tapi tetap menyuarakan keberanian—seperti baju ski atau motocross yang seksi,” ujar Garcia dalam keterangannya.
Lauren Sánchez, jurnalis dan tunangan Jeff Bezos yang memimpin misi ini, merekrut Monse untuk merancang ulang baju antariksa tradisional Blue Origin.
“Kami ingin sesuatu yang elegan tapi tetap punya spice,” kata Sánchez.
Ia menambahkan, rancangan ini tidak hanya soal gaya, tetapi juga cara baru menyuarakan ekspresi diri dalam sains dan teknologi.
Selain Katy Perry dan Sánchez, kru misi ini juga mencakup Gayle King (pembawa acara "CBS Mornings"), Amanda Nguyen (ilmuwan dan aktivis bioastronautika), Aisha Bowe (mantan ilmuwan roket NASA), serta Kerianne Flynn (produser film).
Mereka akan terbang dari situs peluncuran Blue Origin di Texas Barat dalam misi yang menandai peluncuran luar angkasa pertama dengan kru perempuan sepenuhnya sejak 1963.
Setiap pakaian yang dikenakan kru dilengkapi lambang pribadi yang mencerminkan karier dan impian masing-masing. Inisiatif ini dianggap sebagai jembatan antara sains dan mode, serta diharapkan dapat menginspirasi generasi muda—khususnya perempuan—untuk mengejar karier di bidang STEM dan eksplorasi luar angkasa.