Awas, HP sampai TV Bisa 'Nguping', Kok Bisa?
Semua perangkat pintar baik HP maupun kulkas berpotensi merekam segala kebiasaan pengguna.
Di zaman serba digital ini, kita dikelilingi oleh beragam perangkat cerdas, dari ponsel pintar hingga kulkas dan speaker pintar, yang dirancang untuk memudahkan aktivitas sehari-hari.
Namun, semakin terhubung kita dengan teknologi, semakin banyak pula informasi pribadi yang bisa mereka pelajari tentang kita.
Pakar keamanan digital Tracy Sheen mengingatkan dikutip dari News.com Australia, Minggu (13/7), perangkat pintar bukan sekadar alat bantu praktis. Mereka juga mengumpulkan data detail tentang rutinitas pemiliknya.
“Sebagian besar perangkat cerdas mengirimkan data kembali ke perusahaan induk — Amazon, Google, Apple, Samsung. Alasannya untuk meningkatkan layanan dan personalisasi. Tapi pada akhirnya juga untuk menargetkan iklan,” jelas Tracy.
Contohnya?
- Smart TV merekam apa yang Anda tonton, kapan, dan berapa lama.
- Robot vacuum memetakan detail ruangan lebih baik dari Anda sendiri.
- Speaker pintar menghafal jadwal bangun dan selera musik.
- Smartphone memunculkan iklan persis sesuai barang yang Anda cari.
Dengan bantuan kecerdasan buatan, semua potongan informasi itu dirangkai menjadi gambaran lengkap tentang kebiasaan, minat, bahkan jadwal harian Anda. Dalam bahasa sederhana: perangkat pintar bisa menguping.
Lalu, bagaimana kalau Anda ingin tetap nyaman memakai teknologi tanpa harus rela diawasi 24 jam? Berikut beberapa langkah sederhana yang bisa membantu menjaga privasi:
Gunakan tombol mute
Jika speaker atau kamera punya opsi ‘mute’, manfaatkan saat tak digunakan.
Batasi izin aplikasi
Hanya berikan akses yang benar-benar diperlukan. Jangan asal setuju pada semua permintaan izin.
Update perangkat secara rutin
Pembaruan sistem sering kali menambal celah keamanan yang bisa dimanfaatkan pihak lain.
Pakai kata sandi yang kuat
Hindari kombinasi umum seperti tanggal lahir. Cobalah kalimat unik atau lirik lagu yang hanya Anda tahu.
Periksa pengaturan privasi
Sebagian besar perangkat dan aplikasi memungkinkan Anda memilih data apa yang boleh dikumpulkan. Sesuaikan sesuai kebutuhan.
Teknologi rumah pintar dirancang untuk membuat hidup lebih nyaman dan efisien. Tapi tanpa kesadaran akan privasi, rumah pintar bisa berubah menjadi “penjara digital” yang merekam semua gerak-gerik penghuninya. Bijaklah menggunakannya agar kendali tetap di tangan Anda.