Aplikasi Pesaing WA ini Tak Perlu Internet, Cuma Modal Bluetooth
Teknologi besutan pendiri Twitter ini masih dalam tahap uji coba.
Jack Dorsey, pendiri Twitter sekaligus CEO Block, resmi memperkenalkan Bitchat, sebuah aplikasi pesan baru yang menawarkan alternatif "lebih canggih" dari WhatsApp. Apa menariknya?
Mengutip CNBC, Selasa (8/7), Bitchat berbasis teknologi Bluetooth mesh yang memungkinkan pengiriman pesan secara peer-to-peer tanpa perlu internet, server pusat, nomor telepon, atau email.
Dalam pengumuman resminya, Dorsey menyebut Bitchat sebagai “eksperimen pribadi” untuk membangun sistem komunikasi yang lebih privat dan tahan sensor.
Versi beta aplikasi ini kini tersedia melalui TestFlight untuk iOS, dengan dokumen teknis lengkap (white paper) diunggah di GitHub.
Tanpa Internet, Tanpa Server, Hanya Bluetooth
Bitchat memanfaatkan jaringan mesh Bluetooth untuk menghubungkan perangkat secara langsung. Saat pengguna berada dalam satu area, ponsel mereka akan otomatis membentuk kluster lokal yang bisa meneruskan pesan antar perangkat.
Sistem ini memungkinkan pesan melompat dari satu pengguna ke pengguna lain, bahkan menembus jangkauan Bluetooth standar, tanpa Wi-Fi atau layanan seluler.
Untuk memperluas jangkauan, perangkat di area yang tumpang tindih akan menghubungkan kluster-kluster mesh. Semua pesan disimpan secara lokal di perangkat, hilang secara default, dan tidak pernah melewati server terpusat—mencegah potensi pengumpulan data atau sensor pemerintah.
Inspirasi dari Protes Hong Kong
Konsep komunikasi tanpa infrastruktur pusat bukan hal baru. Saat demonstrasi besar di Hong Kong pada 2019, demonstran menggunakan aplikasi berbasis Bluetooth untuk berkoordinasi ketika internet diawasi atau diblokir.
Dorsey tampaknya mengadopsi filosofi serupa, dengan Bitchat dirancang agar tetap berfungsi dalam kondisi pemadaman internet atau pembatasan sensor yang ketat.
Selain pesan individu, Bitchat mendukung obrolan grup opsional yang bisa dilindungi dengan kata sandi dan diberi nama dengan tagar.
Fitur store-and-forward memungkinkan pesan disimpan sementara pada perangkat yang aktif untuk disampaikan pada penerima yang sedang offline. Semua komunikasi dienkripsi untuk memastikan keamanan dan privasi.
Ke depan, pembaruan Bitchat direncanakan menambah dukungan untuk Wi-Fi Direct, yang akan meningkatkan kecepatan transmisi data dan jangkauan mesh. Fitur ini akan membuat komunikasi offline menjadi lebih andal dan efisien.
Tanpa Akun, Tanpa Nomor Telepon, Tanpa Data Pribadi
Berbeda dengan WhatsApp atau Messenger milik Meta yang memerlukan akun terdaftar dan nomor telepon, Bitchat tidak memerlukan identitas pengguna sama sekali. Tidak ada pengumpulan metadata atau penyimpanan di server pusat.
Pendekatan ini sejalan dengan visi Dorsey untuk membangun teknologi yang memprioritaskan privasi pengguna. Meski sudah tersedia untuk pengujian di iOS melalui TestFlight, Bitchat saat ini masih dalam tahap beta. Jadwal peluncuran versi final secara luas belum diumumkan.
Bitchat menjadi salah satu upaya terbaru dari Jack Dorsey dalam mendorong adopsi teknologi yang lebih terbuka dan tahan sensor—sebuah langkah yang menarik perhatian di tengah perdebatan global soal privasi, kebebasan berbicara, dan pengawasan internet.