4 MacBook Baru Apple Meluncur 2026, Termasuk Versi Murah dan Pro OLED
Model-model tersebut mencakup MacBook terjangkau untuk pelajar hingga MacBook Pro OLED dengan layar sentuh dan chip M.
Apple dikabarkan tengah mempersiapkan pembaruan untuk lini MacBook mereka dengan meluncurkan model-model baru sepanjang tahun 2026.
Perusahaan ini berencana menghadirkan empat varian laptop baru, mulai dari MacBook yang terjangkau hingga yang premium dengan spesifikasi tinggi.
Mengutip MacRumors, Rabu (14/1), peluncuran keempat model MacBook ini mencerminkan ambisi Apple untuk menjangkau segmen pengguna yang lebih luas, termasuk pelajar dan konten kreator.
MacBook Harga Terjangkau
Akhirnya, perusahaan yang berbasis di Cupertino ini akan memasuki pasar laptop terjangkau untuk kali pertama dengan memperkenalkan MacBook yang lebih ekonomis.
Informasi ini diungkap oleh Mark Gurman dalam laporannya di Bloomberg, di mana ia menyebut bahwa MacBook terjangkau ini merupakan bagian dari strategi Apple untuk menarik pengguna Chromebook dan PC Windows kelas bawah.
Segmen pasar yang menjadi target mencakup pelajar, pelaku bisnis kecil, serta pengguna kasual yang berfokus pada aktivitas seperti browsing, mengerjakan dokumen, atau editing ringan.
Bocoran informasi saat ini menyebutkan bahwa MacBook ini akan dilengkapi layar 13 inci dengan desain ultra-tipis dan bobot yang ringan, serta menggunakan chip A18 Pro.
Karena masih menggunakan prosesor dari iPhone 16 Pro, laptop ini diperkirakan tidak akan mendukung teknologi Thunderbolt dan hanya dilengkapi dengan port USB-C standar.
Mengenai harga, MacBook Air saat ini dipasarkan mulai USD 999 di Amerika Serikat. Bisa jadi, MacBook terjangkau ini akan dibanderol di kisaran harga antara USD 699 hingga USD 899.
MacBook Pro dengan M5 Pro dan M5 Max
Di segmen kelas atas, Apple juga akan memperbarui lini laptop mereka dengan MacBook Pro yang dilengkapi chip M5 Pro dan M5 Max pada awal 2026.
Diperkirakan, MacBook kelas atas ini akan menawarkan peningkatan performa SSD dan kapasitas memori yang lebih besar.
Jika harga tetap tidak berubah, MacBook Pro 14 inci dengan M5 Pro diperkirakan akan dijual mulai USD 1.999, sementara varian 16 inci di harga USD 2.399.
Untuk model M5 Max, harga diperkirakan mulai dari USD 3.199 untuk model 14 inci dan USD 3.499 untuk model 16 inci.
MacBook Air M5
Walaupun baru diluncurkan pada Maret 2025, MacBook Air yang ditenagai oleh chip M5 dipastikan akan hadir pada bulan yang sama tahun ini.
Informasi ini diperkuat oleh laporan dari Mark Gurman yang menyatakan bahwa MacBook Air dengan chipset M5 akan meluncur pada kuartal awal tahun ini.
Terkait dengan harga, diperkirakan bahwa model dasar akan tetap stabil dengan harga yang sama, yaitu USD 999.
MacBook Pro Layar Sentuh OLED menjadi salah satu inovasi terbaru dari Apple, di mana MacBook Pro generasi baru ini dilengkapi dengan layar OLED dan chip M6.
Menurut laporan Mark Gurman, laptop ini memiliki desain yang lebih tipis dan ringan dibandingkan dengan pendahulunya.
Selain itu, bezel layar pada laptop ini juga akan semakin ramping. Menariknya, Apple dikabarkan akan meninggalkan desain poni dan beralih ke kamera berlubang yang terletak di bagian atas layar.
Gurman menjelaskan bahwa desain ini akan menyisakan area layar di sekitar sensor yang mirip dengan konsep Dynamic Island yang ada pada iPhone.
Rumor lain yang beredar menyebutkan bahwa MacBook Pro OLED pertama dari Apple ini juga akan dilengkapi dengan layar sentuh.
Klaim ini berasal dari analis Ming-Chi Kuo dan diperkuat oleh laporan Mark Gurman, yang menambah keyakinan akan fitur-fitur baru yang akan disematkan pada produk ini.
MacBook Pro M5 14 inci
Apple telah resmi meluncurkan seri MacBook Pro M5 di Indonesia. Laptop terbaru ini dapat dibeli melalui distributor resmi seperti iBox, Digimap, dan Blibli.
Kehadiran perangkat ini menandakan langkah signifikan bagi Apple untuk memperkenalkan chipset M5 di pasar Indonesia.
MacBook Pro M5 pertama kali diperkenalkan pada 15 Oktober 2025, bersamaan dengan pengumuman chipset M5, iPad Pro M5, dan Vision Pro.
Raksasa teknologi yang berpusat di Cupertino ini menempatkan chip M5 sebagai dasar baru untuk kinerja tinggi dan efisiensi daya yang lebih baik.
Dua bulan setelah peluncurannya, Apple akhirnya menghadirkan MacBook Pro M5 ke Tanah Air.
Mengutip Tekno Liputan6.com pada Rabu (24/12), MacBook Pro M5 kini dapat dibeli langsung melalui saluran distribusi resmi Apple, seperti iBox, Digimap, dan Blibli.
Perusahaan juga menawarkan berbagai pilihan RAM dan kapasitas penyimpanan untuk memenuhi kebutuhan pengguna. Untuk mengetahui harga MacBook Pro M5 di Indonesia, berikut adalah daftar lengkapnya:
- Harga MacBook Pro M5 14 Inci:
- 16 GB + 512 GB: Rp 27.999.000
- 16 GB + 1TB: Rp 31.499.000
- 24 GB + 1 TB: Rp 34.499.000
Kinerja MacBook Pro M5 Meningkat Drastis
Pada saat peluncuran, John Ternus, Senior Vice President of Hardware Engineering Apple, menyatakan bahwa"M5 menandai lompatan besar berikutnya dalam AI untuk Mac dan menghadirkan peningkatan besar dalam performa grafis, mempercepat alur kerja untuk semua orang mulai dari pelajar hingga para kreatif, pengembang hingga para profesional bisnis, dan banyak lagi."
Ia juga menambahkan, "dengan performanya yang luar biasa, kekuatan baterai yang fenomenal, dan layar yang tak tertandingi, M5 membawa MacBook Pro 14 inci yang baru ke level yang berbeda."
Apple memperkenalkan laptop terbarunya dengan GPU generasi baru yang dilengkapi dengan Neural Accelerator di setiap core. Hal ini memungkinkan performa AI mencapai 3,5 kali lebih cepat serta grafis yang 1,6 kali lebih tinggi dibandingkan dengan seri M4.
Selain itu, chip M5 juga memiliki CPU yang lebih efisien dan Neural Engine yang disempurnakan, sehingga mampu mendukung model bahasa besar (LLM) secara langsung di perangkat. Dengan semua fitur ini, MacBook Pro 14 inci baru menawarkan pengalaman yang lebih baik bagi penggunanya.
Kemajuan Signifikan AI
Chip terbaru dari Apple ini dilengkapi dengan GPU generasi baru yang memiliki 10-core, masing-masing dilengkapi dengan Neural Accelerator. Hal ini menyebabkan peningkatan performa AI hingga 3,5 kali lebih cepat dibandingkan M4 dan 6 kali lebih cepat dibandingkan M1.
Selain itu, Neural Engine yang terdiri dari 16-core juga diklaim dapat mempercepat berbagai tugas berbasis AI, seperti pembuatan gambar dari teks di aplikasi Draw Things serta pemrosesan model bahasa di LM Studio. Peningkatan performa ini sangat terasa bagi para profesional.
Rendering 3D di aplikasi Blender kini dapat dilakukan hingga 6,8 kali lebih cepat dibandingkan dengan M1, sementara penyusunan kode di Xcode mengalami peningkatan lebih dari dua kali lipat.
Di sisi lain, SSD juga mengalami peningkatan kecepatan dua kali lipat saat mengimpor file RAW atau mengekspor video besar.
Bandwidth memori mencapai 150GB/detik, memungkinkan MacBook Pro M5 untuk beroperasi dengan lancar pada model AI besar atau proyek 3D yang kompleks. Apple menegaskan bahwa pengguna lama akan merasakan peningkatan yang signifikan.
Jika dibandingkan dengan MacBook berbasis Intel, M5 menawarkan performa AI yang mencapai 86 kali lebih cepat, GPU yang 30 kali lebih cepat, dan CPU yang 5,5 kali lebih cepat.
Sementara itu, jika dibandingkan dengan M1, performa AI pada chip terbaru ini meningkat hingga 6 kali lipat, dan GPU 6,8 kali lebih cepat dengan dukungan ray tracing generasi baru.
Selain itu, daya tahan baterai juga mengalami peningkatan yang signifikan, dengan tambahan waktu penggunaan 14 jam lebih lama dibandingkan dengan versi Intel dan 4 jam lebih lama dibandingkan M1, sehingga total daya tahan mencapai 24 jam dalam sekali pengisian.