2 Teknologi Penting yang Harus Dikuasai Orang Indonesia
Artificial Intelligence (AI) dan keamanan siber menurut ahli adalah teknologi yang harus dikuasai Indonesia.
Laporan Future of Jobs Report 2025 dari World Economic Forum menyebut lebih dari 86 persen perusahaan global menilai teknologi seperti Artificial Intelligence (AI), keamanan siber, dan pemrosesan data merupakan pendorong utama dalam landscape teknologi.
Di Indonesia, hal ini juga tercermin dari temuan International Journal of Business Economics and Social Development, yang mencatat bahwa 68 persen pekerja disektor digital melihat peluang karier mereka meningkat signifikan. Namun, transformasi digital tak cukup basa-basi bicara inovasi.
"Kita juga harus memastikan keamanannya dan bagaimana solusi itu bisa dipersonalisasi, cerdas, dan relevan dengan kebutuhan industri,” ujar Derwin Suhartono, Dekan School of Computer Science BINUS University di Tangerang, Jumat (25/7).
Mengutip data Kaspersky, sebanyak 3 juta temuan ancaman siber terhadap pengguna di Indonesia selama kuartal pertama 2025. Ancaman ini pun diproyeksikan akan terus berkembang, mulai dari serangan berbasis AI hingga kerentanan dalam teknologi baru dan lama.
"Inilah mengapa AI dan Cyber Security menjadi dua fondasi penting teknologi untuk masa depan," ungkap dia.
Melihat tren ini, kebutuhan akan sumber daya manusia yang memiliki spesialisasi tinggi menjadi semakin mendesak. Perusahaan-perusahaan di berbagai sektor seperti keuangan, manufaktur, layanan publik, hingga industri kreatif kini menuntut solusi digital yang inovatif sekaligus aman.
“Oleh sebab itu, kami ingin memastikan bahwa talenta digital Indonesia tidakhanya mengejar tren, tapi juga membentuk arah transformasi itu sendiri," terangnya saat acara memperluas dua program strategis Binus AI dan Cyber Security ke Alam Sutera.
Pada program Artificial Intelligence BINUS University mahasiswa dibekalidengan kompetensi teknis dan praktis yang sesuai dengan kebutuhan industrimasa kini. Sementara, Program Cyber Security di BINUS University juga menekankan pada pelatihan melatih mahasiswa dalam hal komunikasi, kerja tim, dan manajemen waktu. Mempersiapkan mereka dalam menjaga keamanan digital.