PAM Jaya Catat Peningkatan Signifikan Cakupan Layanan hingga 80,24 Persen di Jakarta
Perumda PAM Jaya berhasil melayani 1,17 juta pelanggan dengan cakupan layanan mencapai 80,24 persen di DKI Jakarta per akhir 2025, menunjukkan peningkatan pesat dibanding era sebelumnya.
Perusahaan Umum Daerah (Perumda) PAM Jaya berhasil mencatatkan peningkatan signifikan dalam cakupan layanan air minum perpipaan di DKI Jakarta. Hingga akhir tahun 2025, PAM Jaya telah melayani total 1.178.022 pelanggan dengan tingkat cakupan pelayanan mencapai 80,24 persen di seluruh wilayah ibu kota. Capaian ini menjadi fondasi penting dalam upaya berkelanjutan untuk memperluas akses layanan air minum perpipaan secara merata bagi seluruh warga Jakarta.
Direktur Utama PAM Jaya, Arief Nasrudin, menyatakan bahwa peningkatan ini merupakan bukti nyata dari efektivitas pengelolaan mandiri perusahaan. Angka cakupan 80,24 persen ini menunjukkan pertumbuhan yang jauh lebih pesat dibandingkan periode kerja sama dengan mitra sebelumnya. Hal ini menegaskan komitmen PAM Jaya dalam memenuhi kebutuhan dasar masyarakat secara lebih efisien.
Sepanjang tahun 2025 saja, PAM Jaya berhasil menambah 206.537 sambungan rumah baru yang terlayani air minum perpipaan. Penambahan ini merupakan bagian dari strategi perusahaan untuk mempercepat pemenuhan akses air bersih. PAM Jaya terus berupaya memastikan setiap keluarga di Jakarta dapat menikmati fasilitas air minum yang layak dan terjangkau.
Lonjakan Cakupan Layanan Air Minum Perpipaan
PAM Jaya telah menunjukkan lonjakan signifikan dalam peningkatan cakupan layanan air minum perpipaan dalam tiga tahun terakhir. Sejak mengambil alih pengelolaan secara penuh pada tahun 2023, perusahaan mencatat kenaikan cakupan sebesar 12,59 persen. Peningkatan ini merupakan hasil dari berbagai strategi operasional dan investasi yang dilakukan.
Sebagai perbandingan, pada tahun 1998, cakupan layanan air minum perpipaan di Jakarta tercatat hanya sebesar 56,88 persen. Selama 25 tahun masa kerja sama dengan mitra dari tahun 1998 hingga 2023, pertumbuhan cakupan layanan hanya bertambah sekitar 10,77 persen. Data ini menunjukkan bahwa pengelolaan mandiri oleh PAM Jaya mampu menghasilkan akselerasi yang lebih tinggi.
Arief Nasrudin menjelaskan bahwa dalam waktu yang jauh lebih singkat, peningkatan cakupan layanan di era PAM Jaya melampaui pertumbuhan yang dicapai selama dua setengah dekade di era kerja sama sebelumnya. Pencapaian ini membuktikan efisiensi dan adaptabilitas PAM Jaya dalam menjawab tantangan penyediaan air bersih. Perusahaan terus berinovasi untuk memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat.
Komitmen PAM Jaya untuk Akses Air Bersih dan Tanpa Penyesuaian Tarif
PAM Jaya memahami betul bahwa air minum perpipaan adalah kebutuhan dasar esensial bagi seluruh masyarakat. Oleh karena itu, setiap kebijakan dan strategi perusahaan senantiasa diarahkan untuk menjaga keseimbangan. Keseimbangan ini mencakup antara peningkatan kualitas layanan dan kemampuan finansial pelanggan.
Perusahaan terus berupaya mempercepat pemenuhan akses air perpipaan bagi seluruh warga Jakarta. Fokus ini sejalan dengan visi pembangunan kota yang inklusif dan berkelanjutan. PAM Jaya berkomitmen untuk memastikan bahwa tidak ada warga yang tertinggal dalam akses terhadap air bersih.
Untuk tahun 2026, PAM Jaya telah mengarahkan sumber daya perusahaan pada penguatan operasional dan peningkatan kualitas layanan. Pihaknya memastikan masyarakat tetap mendapatkan pelayanan air minum perpipaan yang layak tanpa menambah beban pelanggan. Karena itu, tidak terdapat penyesuaian tarif layanan pada tahun ini, menunjukkan keberpihakan perusahaan kepada masyarakat.
Efisiensi Internal dan Transformasi Berkelanjutan
Selain fokus pada peningkatan cakupan dan kualitas layanan, PAM Jaya juga terus melakukan efisiensi internal secara berkelanjutan. Optimalisasi sistem distribusi menjadi salah satu prioritas utama untuk memastikan pasokan air yang stabil dan merata. Langkah ini bertujuan untuk mengurangi kehilangan air dan meningkatkan efektivitas jaringan.
Penguatan tata kelola perusahaan juga menjadi bagian integral dari transformasi berkelanjutan PAM Jaya. Perusahaan berupaya membangun sistem yang transparan, akuntabel, dan profesional. Hal ini penting untuk mendukung kinerja operasional yang optimal dan menjaga kepercayaan publik.
Sebagai Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) DKI Jakarta, PAM Jaya berharap dapat memberikan nilai tambah signifikan bagi pelanggan. Melalui langkah-langkah strategis ini, PAM Jaya tidak hanya meningkatkan layanan air minum. Perusahaan juga turut mendukung pembangunan Jakarta yang lebih inklusif dan berkelanjutan bagi seluruh warganya.
Sumber: AntaraNews