Bursa Saham
Berita Utama
-
-
-
-
-
bursa saham IHSG Menguat Pagi Ini, Ikuti Bursa Asia dan Global di Tengah Sentimen Negosiasi Timur Tengah
-
berita update Perusahan dengan Konsentrasi Kepemilikan Saham Tinggi Jadi Peluang Cuan atau Risiko Besar?
-
batu bara Emiten Tambang Batu Bara Black Diamond Resources Dirikan Anak Usaha Pelayaran, Segini Modalnya
-
-
-
Berita Terbaru
Berita Populer
-
Ombudsman Buka Suara Tanggapi Penangkapan Ketua Hery Susanto Terkait Dugaan Korupsi
-
Kronologi Penangkapan Ketua Ombudsman Hery Susanto, Diduga Terima Rp1,5 Miliar dari Perusahaan Tambang
-
Profil Hery Susanto, Ketua Ombudsman RI Baru Sepekan Menjabat Ditangkap Kejagung
-
Duduk Perkara Ketua Ombudsman Terseret Kasus Hukum dan Ditetapkan Sebagai Tersangka
-
Baru Menjabat Beberapa Hari, Ketua Ombudsman RI Hery Susanto Ditangkap Kejagung
Berita Utama Lainnya
Persoalan fundamental ini kian diperparah oleh kondisi fiskal negara yang dinilai sedang 'ngos-ngosan'
Badan Anggaran DPR RI mendesak Otoritas Jasa Keuangan (OJK) untuk berbenah dan terbuka terhadap masukan konstruktif dari Morgan Stanley Capital International (MSCI). OJK Respons MSCI dengan mengajukan proposal penyesuaian demi transparansi bursa saham Ind
Pada perdagangan sesi I pukul 09.26 WIB di Jakarta, Kamis, IHSG tercatat melemah 665,89 poin atau 8,00 persen ke posisi 7.654,66.
Karina menilai, tekanan yang dialami pasar saham Indonesia terjadi bersamaan dengan sentimen eksternal yang justru cenderung positif.
Aksi korporasi ini dilakukan dalam rangka turut mendukung stabilitas pasar modal Indonesia.
Hendra menjelaskan, ketika tekanan jual mencapai titik ekstrem, justru di situlah benih pemulihan mulai terbentuk.
Peristiwa tersebut terjadi di tengah beragam sentimen, baik dari dalam negeri maupun faktor global, yang silih berganti memengaruhi pergerakan pasar.
Bursa Efek Indonesia atau BEI perlu untuk melakukan evaluasi mengenai apa yang diminta oleh MSCI.
BEI akan melakukan kerja sama dengan para stakeholders terkait, dalam upaya mencapai kesepakatan terbaik dengan MSCI.
Berdasarkan data Bursa Efek Indonesia (BEI), IHSG sempat turun hingga 7 persen pada awal perdagangan.