Korea Utara

25 Juli 2024

Berita Utama

Berita Terbaru

Berita Utama Lainnya

{{caption}}
Kabar Gembira, Korea Utara Buka Kembali Sektor Pariwisata untuk Warga Asing

Setelah lima tahun ditutup karena pandemi, Korea Utara kembali membuka sektor pariwisatanya pada 20 Februari 2025

{{caption}}
Kim Jong-Un Izinkan Korea Utara Siarkan Liga Inggris, Tapi Syarat dan Penyiarannya Agak Lain

Pemerintah Korea Utara melarang warganya untuk menyaksikan pertandingan Tottenham dan dua klub Liga Inggris lainnya. Apa alasannya?

{{caption}}
Disebut Kim Jong Un 'Senjata Penting', Rudal Milik Korut ini Capai Target 1.500 KM Dalam 7.511 Detik

Kim Jong Un, pemimpin Korea Utara, mengawasi uji coba yang dianggapnya sebagai pengujian "sistem senjata yang sangat penting."

{{caption}}
2 Tentara Korut Ditangkap di Tengah Perang Ukraina Vs Rusia, Begini Nasibnya

Ukraina menangkap dua tentara Korea Utara dan memberikan perawatan medis.

{{caption}}
FOTO: Ngerinya Rudal Hipersonik Terbaru Korea Utara Melesat 12 Kali Kecepatan Suara, Bikin AS-Korsel Murka

Kim Jong-un memuji rudal hipersonik itu sebagai senjata ampuh untuk melawan ancaman keamanan yang ditimbulkan kekuatan musuh dan perubahan lingkungan regional.

{{caption}}
Menlu AS Datangi Korsel, Anak Buah Kim Jong-un Langsung Luncurkan Rudal

Korea Utara meluncurkan rudal saat kunjungan Blinken ke Seoul, memicu kecaman dari Korea Selatan.

{{caption}}
FOTO: Korea Utara Siap Sambut Turis Asing, Begini Mewahnya Resor Wisata Pantai yang Dibangun Kim Jong-un

Kim Jong-un membangun resor wisata mewah di sepanjang pantai Kota Wonsan untuk memajukan pariwisata negara tersebut. Begini penampakannya!

{{caption}}
Kim Jong Un Kirim Surat 'Cinta' ke Putin, Isinya Jadi Bukti Korut-Rusia Makin Lengket

Kim Jong Un mengungkapkan hubungan erat dengan Vladimir Putin dalam suratnya.

{{caption}}
Kim Jong-un Pimpin Rapat Penting, Korut Bakal Lakukan Tindakan anti-Amerika Paling Agresif

Kim Jong Un memimpin rapat untuk strategi anti-AS paling ketat di 2025.

{{caption}}
15 Warga Korea Utara Ketahuan Mencuri Uang Senilai Rp16 triliun, Duitnya Buat Bikin Senjata

Pejabat di Korea Selatan mengungkapkan bahwa peretas dari Korea Utara terlibat dalam kegiatan siber ilegal yang dikategorikan sebagai tindakan kriminal.