Bank Indonesia

25 Juli 2024

Berita Utama

Berita Terbaru

Berita Utama Lainnya

{{caption}}
BI Papua Perkuat Pembinaan UMKM dari Hulu ke Hilir, Dorong Ekonomi Inklusif Daerah

Kantor Perwakilan Bank Indonesia (BI) Provinsi Papua secara konsisten memperkuat pembinaan UMKM, meliputi aspek produksi hingga pemasaran, guna mengakselerasi pertumbuhan ekonomi inklusif.

{{caption}}
Ekonom: Sinergi Antar Lembaga Krusial untuk Stabilisasi Kurs Rupiah

Ekonom menyoroti pentingnya sinergi lintas otoritas untuk Stabilisasi Kurs Rupiah, seiring pelemahan nilai tukar mata uang garuda akibat ketegangan geopolitik global.

{{caption}}
DPR Dorong Kebijakan Terpadu Jaga Stabilitas Rupiah di Tengah Gejolak Global

Anggota DPR RI mendesak penguatan kebijakan terpadu untuk menjaga Stabilitas Rupiah di tengah ketidakpastian pasar keuangan global, menekankan pentingnya langkah strategis jangka panjang.

{{caption}}
Perkuat Literasi Kebanksentralan, BI Kaltim Gandeng Enam Perguruan Tinggi Lokal

Bank Indonesia Kantor Perwakilan Provinsi Kalimantan Timur (BI Kaltim) berkolaborasi dengan enam perguruan tinggi setempat untuk memperkuat literasi kebanksentralan, guna mendukung pengembangan sumber daya manusia (SDM) yang unggul dan berdaya saing.

{{caption}}
BI Jatim Prediksi Penjualan Eceran Surabaya Melonjak Jelang Idul Fitri 1447 H

Bank Indonesia Provinsi Jawa Timur (BI Jatim) memproyeksikan penjualan eceran di Surabaya akan mengalami peningkatan signifikan pada Maret 2026, didorong oleh persiapan menyambut Idul Fitri 1447 H.

{{caption}}
OJK Pastikan Kebutuhan Valas Perbankan Terpenuhi Tanpa Picu Volatilitas Kurs

Otoritas Jasa Keuangan (OJK) menegaskan perbankan nasional memiliki ruang yang cukup untuk memenuhi kebutuhan valas nasabah, menjaga stabilitas kurs, dan memastikan likuiditas valas tetap terjaga tanpa memicu volatilitas kurs.

{{caption}}
Gubernur Bank Indonesia: Nilai Tukar Rupiah Sekarang Undervalued Dibanding Fundamentalnya

Perry menjelaskan, kondisi ekonomi domestik yang tetap solid seharusnya menjadi penopang penguatan rupiah.

{{caption}}
Respons BI Soal Rupiah Tembus Rp17.300

Rupiah menembus Rp17.300 per dolar AS. BI menyebut tekanan global sebagai pemicu dan memperkuat intervensi untuk menjaga stabilitas nilai tukar.

{{caption}}
Warga Indonesia Ternyata Gemar Bayar Pakai QRIS, Pertumbuhannya Capai 111,94 Persen

Perry mengatakan, secara keseluruhan pertumbuhan transaksi ekonomi dan keuangan digital triwulan I-2026 tetap tinggi.

{{caption}}
Strategi Bank Indonesia Redam Ancaman Inflasi Usai Kenaikan Harga BBM Non Subsidi

Kenaikan harga energi global, jalur perdagangan, hingga risiko cuaca ekstrem seperti El Nino menjadi faktor yang dapat mendorong kenaikan harga barang.