Diklaim Mampu Cegah Diabetes dan Kolesterol, Inilah 7 Manfaat Daun Kelor
Di sekitar perumahan, tumbuhan liar tumbuh dengan subur. Salah satu contohnya adalah daun kelor yang memiliki beragam manfaat.
Di sekitar perumahan, tumbuhan liar tumbuh dengan subur. Salah satu contohnya adalah daun kelor yang memiliki beragam manfaat, seperti menurunkan kolesterol dan mencegah diabetes. Mari teliti lebih lanjut mengenai hal ini.
Diklaim Mampu Cegah Diabetes dan Kolesterol, Inilah 7 Manfaat Daun Kelor
Daun kelor adalah salah satu jenis tumbuhan tropis yang dikenal dengan nama ilmiah Moringa oleifera.
Secara umum, manfaat yang paling terkenal dari daun kelor adalah kemampuannya dalam meningkatkan produksi ASI.
Daun kelor mengandung berbagai nutrisi penting seperti protein, lemak, karbohidrat, serat, kalsium, fosfor, zat besi, natrium, kalium, tembaga, seng, beta karoten, vitamin B (B1, B2, B3), dan vitamin C.
Segala kandungan tersebut memiliki peran dalam menjaga kesehatan tubuh, termasuk membantu mencegah peningkatan kadar kolesterol dan risiko diabetes.
Berikut adalah 7 manfaat daun kelor yang telah disusun dari berbagai sumber pada hari Jum'at (29/3/2024).
1. Membantu Mengurangi Peradangan
Saat menghadapi infeksi atau luka, tubuh akan secara otomatis merespons dengan timbulnya proses peradangan.
Meskipun hal ini adalah salah satu mekanisme pertahanan alami tubuh, jika dibiarkan terus-menerus dalam jangka waktu yang cukup lama, dapat menimbulkan sejumlah masalah kesehatan tambahan.
Salah satu cara alami untuk mencegah dan mengatasi peradangan adalah dengan menggunakan daun kelor.
Berdasarkan penelitian yang dilakukan oleh Bioorganic & Medicinal Chemistry, daun kelor mengandung senyawa anti-peradangan yang disebut isothiocyanate yang bertugas melawan proses peradangan di dalam tubuh.
2. Membantu Mencegah Diabetes
Penelitian yang diterbitkan dalam Journal of Food Science and Technology pada tahun 2012 menunjukkan bahwa daun kelor dapat membantu mencegah diabetes dengan cara mempertahankan sensitivitas insulin. Dalam penelitian tersebut, peserta mengonsumsi 7 gram bubuk daun kelor setiap hari selama tiga bulan.
Hasil percobaan menunjukkan bahwa kandungan isotiosianat dalam daun kelor berperan dalam menurunkan rata-rata kadar gula darah puasa sebanyak 13,5 persen.
3. Bagus untuk Diet Penurunan Berat Badan
Studi menunjukkan bahwa daun kelor memiliki potensi untuk mengurangi produksi lemak.
Konsumsi ekstrak daun kelor mungkin membantu mengatur proses metabolisme lemak melalui kandungan senyawa bioaktif seperti flavonoid, tanin, dan fitokimia.
Meskipun demikian, penting untuk menyesuaikan program penurunan berat badan dengan pola hidup sehat sebagai pendukungnya.
4. Meningkatkan Daya Tahan Tubuh
Kadar antioksidan yang terkandung dalam daun kelor sangatlah tinggi.
Kehadiran antioksidan tersebut dapat memberikan dukungan dalam meningkatkan daya tahan tubuh serta mencegah timbulnya berbagai jenis penyakit.
Kuersetin, sebagai salah satu jenis antioksidan yang terdapat dalam daun kelor, memiliki kemampuan untuk merangsang produksi oksida nitrat yang bermanfaat bagi kesehatan jantung.
5. Membantu Menjaga Kesehatan Mata
Daun kelor memiliki kandungan beta karoten atau vitamin A yang cukup tinggi.
Fungsinya adalah untuk melindungi kesehatan mata dengan cara mengurangi efek oksidatif yang berpotensi merugikan.
Selain itu, senyawa ini juga dapat membantu mengurangi risiko berbagai penyakit mata, seperti katarak dan degenerasi makula.
6. Menurunkan Kolesterol Jahat
Berdasarkan informasi dari website halodoc.com, mengonsumsi daun kelor dapat membantu meningkatkan kadar kolesterol yang baik dalam tubuh. Lemak dapat berkurang dan mencegah timbulnya plak di pembuluh arteri.
Penelitian yang dimuat dalam Jurnal Ethnopharmacology menyebutkan bahwa mengonsumsi daun kelor berpengaruh pada penurunan kadar kolesterol tubuh hingga 50 persen dalam waktu 12 minggu.
Bukan hanya itu, senyawa-senyawa yang terkandung dalam daun kelor efektif mengurangi pembentukan plak aterosklerotik hingga 86 persen.
7. Baik untuk Kesehatan Otak
Manfaat daun kelor terletak pada peningkatan fungsi kognitif otak karena kandungan antioksidan dan neuro-enhancer yang ada di dalamnya.
Menurut informasi yang dikutip dari situs puskesbaganpunak.rohilkab.go.id, kandungan vitamin C & E yang tinggi dalam daun kelor memiliki peran penting dalam melawan oksidasi dan degenerasi neuron, sehingga dapat meningkatkan kinerja otak.
Tidak hanya itu, mengonsumsi daun kelor juga membantu mengatur neurotransmitter
seperti serotonin, dopamin, dan noradrenalin di otak yang memiliki peran dalam mempengaruhi memori, suasana hati, serta respons terhadap berbagai rangsangan, seperti stres dan kebahagiaan.