Waksad Tekankan Prajurit BTP Harus Berpihak pada Kepentingan Rakyat
Wakil Kepala Staf TNI Angkatan Darat (Waksad) Letjen TNI Muhammad Saleh Mustafa menegaskan pentingnya Prajurit BTP berpihak pada kepentingan rakyat, bangsa, dan negara, serta berperan aktif dalam pembangunan ekonomi. Pesan ini disampaikan saat kunjungan k
Wakil Kepala Staf TNI Angkatan Darat (Waksad) Letjen TNI Muhammad Saleh Mustafa memberikan arahan penting kepada prajurit Batalyon Teritorial Pembangunan (BTP) 840/Golok Sakti. Arahan tersebut menekankan bahwa setiap prajurit harus senantiasa bekerja untuk kepentingan rakyat, bangsa, dan negara.
Pesan ini disampaikan Waksad Saleh saat kunjungannya ke Kampung Cilawang, Desa Mekar Sari, Kecamatan Sajira, Kabupaten Lebak, Banten, pada Kamis (8/1). Kunjungan ini bertujuan untuk meninjau langsung kesiapan dan kontribusi BTP di lapangan.
Dalam kesempatan tersebut, Waksad Saleh juga menegaskan bahwa kebanggaan seorang prajurit tidak hanya diukur dari simbol atau ucapan semata. Kebanggaan sejati harus dibuktikan melalui kemampuan nyata, profesionalisme, serta sikap yang selalu berpihak pada kepentingan masyarakat luas.
Profesionalisme Prajurit BTP untuk Kesejahteraan Rakyat
Letjen TNI Muhammad Saleh Mustafa menjelaskan bahwa profesionalisme prajurit BTP harus tercermin dalam tindakan nyata yang bermanfaat bagi masyarakat. Kehadiran BTP di tengah-tengah rakyat harus memberikan dampak positif yang signifikan.
Selain menjalankan fungsi perlindungan untuk memastikan masyarakat merasa aman, BTP juga diharapkan berperan aktif dalam membantu peningkatan perekonomian warga. Salah satu contoh konkretnya adalah dengan menciptakan lumbung pangan yang dapat dikelola bersama masyarakat.
Inisiatif seperti lumbung pangan ini menunjukkan komitmen BTP dalam mendukung ketahanan pangan lokal. Ini juga menjadi bukti bahwa prajurit tidak hanya bertugas menjaga keamanan, tetapi juga berkontribusi pada aspek kesejahteraan sosial-ekonomi.
Sinergi BTP dengan Berbagai Pihak untuk Pembangunan Daerah
Untuk menunaikan tugas-tugas mulia tersebut, Waksad Saleh menekankan pentingnya kerja sama erat antara BTP dengan berbagai elemen masyarakat. Kolaborasi ini mencakup interaksi dengan masyarakat sekitar, pemerintah daerah, dan instansi terkait lainnya.
Soliditas internal satuan juga menjadi kunci utama dalam memperkuat sinergi ini. Dengan menjaga kekompakan di dalam, BTP dapat lebih efektif menjalin hubungan baik dengan Pemerintah Daerah, Polri, serta instansi-instansi terkait lainnya di wilayah tugasnya.
Waksad Saleh meyakini bahwa melalui kerja sama yang solid ini, kehadiran TNI melalui BTP dapat memberikan dua manfaat utama. Manfaat tersebut adalah rasa aman bagi masyarakat dan kepastian peningkatan perekonomian di pedesaan secara berkelanjutan.
Bukti Nyata Kontribusi Prajurit BTP di Lapangan
Kunjungan Waksad Letjen TNI Muhammad Saleh Mustafa ke BTP 840/Golok Sakti tidak hanya diisi dengan arahan dan diskusi. Beliau beserta jajaran pejabat TNI Angkatan Darat lainnya juga sempat melakoni panen raya.
Kegiatan panen raya ini berupa jagung yang berasal dari lahan yang dikelola langsung oleh personel BTP 840/Golok Sakti. Momen ini menjadi bukti nyata bagaimana prajurit BTP tidak hanya berteori, tetapi juga beraksi langsung di lapangan untuk mendukung program ketahanan pangan.
Panen jagung ini menunjukkan keberhasilan program BTP dalam mengelola potensi sumber daya alam lokal. Hal ini sekaligus menjadi inspirasi bagi masyarakat sekitar untuk turut serta dalam upaya peningkatan produktivitas pertanian demi kesejahteraan bersama.
Sumber: AntaraNews