Lanud El Tari Kupang terus menunjukkan komitmennya dalam mendukung program ketahanan pangan nasional melalui kegiatan panen raya jagung dan semangka. Kegiatan tersebut turut ditinjau oleh Kepala Staf Komando Operasi Udara Nasional (Kaskoopsudnas) Marsda TNI Dr. Ir. Purwoko Aji Prabowo, M.M., M.D.S., pada Kamis dan Jumat (5–6/11).
Kaskoopsudnas menegaskan bahwa kegiatan ini merupakan langkah konkret dalam memperkuat ketersediaan bahan pangan lokal, sekaligus mendorong kemandirian pangan masyarakat serta mendukung logistik TNI AU.
Turut mendampingi dalam kegiatan tersebut antara lain Irkoopsudnas Marsma TNI Zulfahmi, S.Sos., M.Han., Kapoksahli Koopsudnas Marsma TNI Engkus Kuswara, S.I.P., M.Tr.(Han), Aster Kaskoopsudnas Marsma TNI Elia Adriyanto, serta Danlanud El Tari Marsma TNI Somad, S.I.P.
Dalam kesempatan itu, Kaskoopsudnas meninjau langsung panen jagung manis madu di lahan ketahanan pangan seluas empat hektare yang dikelola terpadu oleh Lanud El Tari. Panen tersebut merupakan hasil pemanfaatan lahan tidur menjadi lahan produktif dengan varietas unggul berumur pendek dan produktivitas tinggi.
Selain jagung, rombongan juga melaksanakan panen semangka jenis golden dan semangka hijau nonbiji di area seluas 2.000 meter persegi, dengan total hasil mencapai dua ton buah segar. Hasil panen tersebut didistribusikan ke dapur-dapur Satuan Pelayanan Pangan Gizi (SPPG) Lanud El Tari dan disalurkan kepada masyarakat Kota Kupang sebagai bagian dari program penguatan ketahanan pangan.
Kaskoopsudnas juga meninjau progres pembangunan Dapur SPPG Lanud El Tari yang telah mencapai 40 persen. Fasilitas tersebut dirancang untuk mendukung penyediaan bahan pangan yang sehat, higienis, dan efisien bagi personel TNI AU, sekaligus menjadi model percontohan ketahanan pangan terpadu bagi lanud-lanud lainnya di Indonesia.
Sebagai bentuk dukungan terhadap program peternakan produktif, Kaskoopsudnas turut menyerahkan bantuan lima ekor sapi kepada Kompi Produksi Lanud El Tari Kupang. Bantuan tersebut diharapkan dapat memperkuat sistem pertanian-peternakan terpadu yang hasil sampingannya dapat dimanfaatkan untuk produksi pupuk organik dan biogas.
Kepala Penerangan Koopsudnas, Kolonel Sus Sonaji Wibowo, S.I.P., M.I.Kom., menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari komitmen berkelanjutan TNI AU dalam memperkuat ketahanan pangan nasional.
"Melalui program seperti ini, Koopsudnas ingin menunjukkan bahwa kontribusi pertahanan bukan hanya pada aspek militer, tetapi juga pada ketahanan ekonomi dan kemandirian pangan masyarakat," ujarnya.