Tiga Nama Calon Sekda Kota Bima Lolos Seleksi, Siapa yang Terpilih?
Panitia Seleksi telah mengumumkan tiga nama yang berhasil lolos sebagai calon Sekda Kota Bima. Siapa di antara mereka yang akan menduduki jabatan strategis ini?
Panitia Seleksi Terbuka Pengisian Jabatan Pimpinan Tinggi Pratama (JPTP) Sekretaris Daerah Kota Bima, Nusa Tenggara Barat, telah mengumumkan tiga nama yang berhasil lolos. Pengumuman ini menandai babak baru dalam proses penentuan pejabat tertinggi di lingkungan Pemerintah Kota Bima.
Ketua Pansel, Iwan Harsono, menyatakan bahwa penetapan hasil akhir dilakukan setelah seluruh peserta mengikuti tahapan seleksi. Proses seleksi ini berlangsung sejak bulan Oktober 2025 dengan standar penilaian yang ketat.
Tiga nama calon Sekda Kota Bima yang terpilih kini akan diajukan kepada Wali Kota Bima. Langkah ini merupakan tahapan krusial sebelum penetapan pejabat definitif sesuai ketentuan berlaku.
Proses Seleksi Ketat Penentuan Calon Sekda
Proses seleksi terbuka untuk jabatan Sekretaris Daerah Kota Bima telah melalui serangkaian tahapan yang ketat dan transparan. Ketua Panitia Seleksi, Iwan Harsono, menegaskan bahwa seluruh prosedur telah sesuai dengan regulasi yang berlaku. Penetapan hasil akhir didasarkan pada Berita Acara Hasil Akhir Penilaian Nomor 25/PANSEL SEKDA-KOBI/XI/2025.
Selain itu, rekomendasi dari Badan Kepegawaian Negara (BKN) juga menjadi landasan penting dalam keputusan ini. Rekomendasi BKN Nomor 27655/R-AK.02.03/SD/F/2025 tertanggal 19 November 2025 memastikan validitas proses. Hal ini menunjukkan komitmen Pansel dalam mencari figur terbaik untuk posisi strategis.
Seluruh peserta seleksi telah melewati berbagai penilaian kompetensi dan kualifikasi. Tahapan ini dirancang untuk mengidentifikasi kandidat yang paling memenuhi syarat. Kriteria penilaian yang komprehensif menjadi acuan utama dalam menentukan kelulusan.
Profil Tiga Kandidat Terpilih untuk Sekda Kota Bima
Berdasarkan Pengumuman Nomor 26/PANSEL SEKDA-KOBI/XI/2025, tiga peserta dengan nilai tertinggi telah ditetapkan sebagai calon Sekda Kota Bima. Mereka adalah Muhammad Fakhrunraji, Inspektur Inspektorat Kota Bima, yang dikenal dengan integritasnya.
Kandidat kedua adalah Arif Roesman Effendy, Kepala Badan Riset dan Inovasi Daerah, yang memiliki latar belakang inovasi. Sementara itu, Muhammad Hasyim, Kepala Dinas Komunikasi, Informasi dan Statistik, juga masuk dalam daftar. Ketiga pejabat ini memiliki rekam jejak yang kuat di lingkungan pemerintahan.
Iwan Harsono menegaskan bahwa ketiga nama tersebut telah memenuhi seluruh persyaratan dan kriteria penilaian. Mereka dianggap layak untuk mengemban amanah sebagai Sekretaris Daerah. Proses seleksi ini memastikan bahwa hanya kandidat terbaik yang akan dipertimbangkan.
Langkah Selanjutnya Menuju Penetapan Definitif
Setelah pengumuman ini, tahapan selanjutnya adalah penyerahan nama-nama tersebut kepada Wali Kota Bima. Wali Kota akan memiliki peran sentral dalam menentukan siapa yang akan menjabat sebagai Sekretaris Daerah definitif. Proses ini merupakan bagian dari mekanisme birokrasi yang harus dilalui.
Akademisi Universitas Mataram (Unram) yang juga terlibat dalam Pansel menjelaskan prosedur ini. Ia menekankan bahwa penetapan akan dilakukan sesuai ketentuan perundang-undangan. Hal ini untuk memastikan legitimasi dan legalitas dari pejabat yang terpilih.
Pengisian jabatan pimpinan tinggi pratama seperti Sekda memerlukan kehati-hatian dan kepatuhan terhadap regulasi. Wali Kota Bima akan mempelajari profil dan rekam jejak ketiga kandidat. Keputusan akhir diharapkan dapat menghasilkan pemimpin yang kompeten dan berintegritas bagi Kota Bima.
Sumber: AntaraNews