Pemerintah Kabupaten Bekasi akan segera membuka seleksi terbuka untuk mengisi posisi Sekretaris Daerah (Sekda) yang saat ini masih kosong. Selain itu, delapan jabatan tinggi pratama atau eselon II lainnya juga akan turut serta dalam proses seleksi ini. Langkah ini diambil untuk memastikan roda pemerintahan berjalan optimal dengan pejabat yang berkualitas.
Proses seleksi ini, yang dikenal sebagai open bidding, akan dilaksanakan secara transparan dan mengacu pada ketentuan perundang-undangan yang berlaku. Seluruh Aparatur Sipil Negara (ASN) dari internal maupun eksternal Kabupaten Bekasi di Jawa Barat dapat berpartisipasi jika memenuhi persyaratan. Ini merupakan upaya serius Pemkab Bekasi dalam mencari pemimpin birokrasi terbaik.
Sekretaris Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Kabupaten Bekasi, Benny Yulianto Iskandar, menyatakan bahwa tahapan seleksi akan mengikuti amanat UU Nomor 20 Tahun 2023 tentang ASN. Proses ini juga merupakan tindak lanjut dari Peraturan Pemerintah Nomor 17 Tahun 2020 mengenai manajemen PNS. Pj. Sekda Ida Farida menekankan pentingnya sosialisasi untuk pemahaman peserta.
Advertisement
Advertisement
Benny Yulianto Iskandar menegaskan bahwa seleksi terbuka untuk posisi Sekda Kabupaten Bekasi akan dilakukan secara transparan. Ia menyatakan, "Open bidding (seleksi terbuka) sekda dilakukan secara transparan. Proses ini akan dilakukan secara terbuka untuk umum, tentu mengacu ketentuan yang berlaku." Hal ini bertujuan untuk menjamin integritas dan objektivitas dalam pemilihan pejabat.
Tahapan seleksi terbuka ini akan dijalankan sesuai dengan amanat Undang-Undang Nomor 20 Tahun 2023 tentang Aparatur Sipil Negara (ASN). Selain itu, proses ini juga merupakan tindak lanjut dari Peraturan Pemerintah Nomor 17 Tahun 2020 tentang manajemen Pegawai Negeri Sipil. Kepatuhan terhadap regulasi ini menjadi prioritas utama dalam setiap tahapan seleksi.
Tidak hanya posisi Sekretaris Daerah, seleksi terbuka juga akan mengisi kekosongan pada delapan jabatan tinggi pratama lainnya. Jabatan-jabatan penting ini meliputi Kepala Dinas Perikanan, Kepala Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak, serta Kepala Dinas Penanaman Modal dan Perizinan Terpadu Satu Pintu. Ada pula Kepala Dinas Pariwisata, Sekretaris DPRD, Kepala Badan Penelitian dan Pengembangan, Kepala Inspektorat, dan Kepala Badan Pengelola Keuangan Daerah.
Advertisement
Advertisement
Pj. Sekda Kabupaten Bekasi, Ida Farida, menjelaskan bahwa sosialisasi merupakan bagian awal dari tahapan seleksi terbuka. Sosialisasi ini bertujuan memberikan pemahaman menyeluruh mengenai mekanisme, aturan, dan tahapan seleksi sesuai dengan ketentuan perundang-undangan yang berlaku. Ia menambahkan, "Sosialisasi ini penting agar seluruh peserta memahami tata cara seleksi sehingga dapat mengikuti setiap tahapan dengan baik."
Pemkab Bekasi berkomitmen untuk melaksanakan proses ini secara terbuka, profesional, dan berdasarkan sistem merit. Ida Farida melanjutkan, "Pemkab Bekasi berkomitmen untuk melaksanakan proses ini secara terbuka, profesional dan berdasarkan merit sistem, demi menghasilkan pejabat berkualitas dan berintegritas." Ia menegaskan bahwa kegiatan ini menjadi strategi penting untuk mewujudkan visi besar Kabupaten Bekasi yaitu Bangkit, Maju, dan Sejahtera.
Visi "Bangkit" berarti menghadirkan pejabat tangguh, berkomitmen, dan siap menghadapi tantangan di masa depan. Sementara itu, "Maju" diartikan sebagai upaya melahirkan pemimpin visioner, inovatif, dan adaptif untuk memajukan tata kelola pemerintahan. Terakhir, "Sejahtera" berorientasi pada peningkatan kualitas pelayanan publik serta kesejahteraan masyarakat.
Advertisement
Ida Farida mengajak para Aparatur Sipil Negara di lingkungan Pemkab Bekasi untuk memanfaatkan kesempatan ini secara maksimal. Mereka diharapkan menunjukkan kompetensi, kinerja, dan dedikasi terbaik dalam melayani masyarakat. Sosialisasi ini merupakan bagian dari upaya meningkatkan kualitas birokrasi dan memperkuat tata kelola pemerintahan yang lebih efektif, transparan, serta responsif terhadap kebutuhan masyarakat.
Sumber: AntaraNews