Respons Zulhas Didorong Jadi Cawapres Prabowo di Pilpres 2029
Zulhas mengatakan PAN pernah merasakan kekalahan selama 15 tahun di Pemilu dan Pilpres. Untuk itu, Zulhas ingin PAN kembali meraih kemenangan.
Ketua Umum Partai Amanat Nasional (PAN) Zulkifli Hasan (Zulhas) merespons dorongan kader untuk maju di Pemilihan Presiden (Pilpres) 2029 berpasangan dengan Prabowo Subianto. Zulhas menekankan di Pemilu dan Pilpres 2029, PAN ingin meraih kemenangan.
Zulhas mengatakan PAN pernah merasakan kekalahan selama 15 tahun di Pemilu dan Pilpres. Untuk itu, Zulhas ingin PAN kembali meraih kemenangan.
"Saya ini kalah aja (pemilu) 15 tahun. Masa menangnya 10 tahun, 15 tahun dong," ujar Zulhas usai pembagian sembako ke pengemudi ojek online (ojol) di Baruga Lappo Ase Kantor Bulog Sulselbar, Jumat (6/2).
PAN Ingin Menang
Zulhas menegaskan PAN ingin selalu meraih kemenangan di kontestasi politik lima tahunan.
"Menangnya sampai sukses. Dua kali, berapa kali gitu lho," ucap Zulhas.
PAN Wacanakan Dukung Prabowo-Zulhas di Pilpres 2029
Sebelumnya, Wakil Ketua Umum PAN Eddy Soeparno menyatakan partainya membuka kemungkinan terbentuknya pasangan Prabowo Subianto dengan Ketua Umum PAN Zulkifli Hasan (Zulhas) pada Pemilihan Presiden 2029.
Pernyataan tersebut disampaikan menyusul wacana Prabowo-Gibran dua periode. Eddy menegaskan bahwa secara politik PAN telah mengambil sikap untuk kembali mendukung Prabowo pada kontestasi mendatang.
Namun, menurutnya, konfigurasi pasangan calon presiden dan wakil presiden masih bersifat terbuka.
“Kita tentu lihat nanti opsi-opsi terbaik. Karena paket itu harus ada simbiosisnya, bisa bekerja sama dengan baik, ada dukungan elektoralnya tinggi, dan pertimbangannya banyak,” kata Eddy di Kompleks Parlemen Senayan, Jakarta, Kamis (5/2).
Presiden Prabowo Subianto tegaskan komitmennya menyalurkan Kapal Nelayan berukuran 5-30 GT ke desa-desa nelayan, wujudkan modernisasi sektor maritim dan tingkatkan hasil tangkapan.
Eddy menyampaikan bahwa dukungan PAN terhadap Prabowo bukanlah hal baru. Ia menyebut partainya telah berulang kali berada dalam barisan pendukung Prabowo pada pemilu sebelumnya.
“Kita sudah mendukung Pak Prabowo tiga kali, keempat kalinya itu sudah jadi jawaban kita,” ujarnya.
Ia menambahkan, konsistensi tersebut menjadi dasar PAN untuk kembali mengambil posisi yang sama pada Pilpres 2029, terlepas dari dinamika politik yang berkembang ke depan.
Eddy menyampaikan keinginan PAN untuk mendorong kader internal sebagai calon wakil presiden. Ia menyebut Zulkifli Hasan sebagai figur yang dinilai layak untuk mendampingi Prabowo.
“Bagi saya, saya adalah partai politik, dan apalagi sekarang memiliki kesempatan untuk bisa mengajukan kader-kadernya dengan tidak ada presidential threshold. Tentu saya mau dukung Pak Zulhas,” ucap Eddy.
Menurutnya, pencalonan Zulkifli Hasan akan berdampak pada penguatan konsolidasi internal partai dan pergerakan struktur organisasi hingga ke tingkat bawah.
“Kalau ditanyakan hari ini, saya dukung Pak Zulhas mendampingi Pak Prabowo di tahun 2029 tentu. Bagi saya, itu juga akan menghidupkan mesin partai. Kader-kader juga akan tergerak untuk mendukung ketua umumnya,” pungkasnya.