Respons Demokrat soal Pujian Prabowo ke AHY, untuk Pilpres 2029?
Menurut Deputi Bidang VII DPP Partai Demokrat, Kamhar Lakumani, pujian tersebut menunjukkan AHY telah berhasil menjalankan mandat dan visi presiden di kabinet.
Partai Demokrat merespons positif pernyataan Presiden Prabowo Subianto yang memuji kinerja Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) sebagai Menteri Koordinator Bidang Infrastruktur dan Pembangunan Wilayah.
Menurut Deputi Bidang VII DPP Partai Demokrat, Kamhar Lakumani, pujian tersebut menunjukkan AHY telah berhasil menjalankan mandat dan visi presiden di kabinet.
"Kami tentu saja mengapresiasi dan merespons positif pujian yang disampaikan Presiden Prabowo terhadap Mas Menko AHY. Ini pujian dari seorang presiden terhadap pembantunya yang dinilai mampu menerjemahkan visi, misi serta arahan presiden, dan berkinerja baik," ujar Kamhar dalam keterangannya, Jumat (13/6).
Fokus Kawal Pemerintahan Prabowo
Terkait kemungkinan dukungan untuk Pilpres 2029, Demokrat menegaskan belum ada pembahasan ke arah sana. Fokus partai saat ini adalah mendukung suksesnya pemerintahan Prabowo Subianto.
"Belum ada pembahasan terkait 2029, namun kami tegaskan bahwa fokus dan prioritas Partai Demokrat serta Mas Ketum AHY adalah mendukung suksesnya pemerintahan Presiden Prabowo," tegas Kamhar.
"Dan memastikan Partai Demokrat menjadi bagian dan berperan penting pada kesuksesan pemerintah dalam mewujudkan kesejahteraan rakyat dan kemajuan bangsa," tambahnya.
Prabowo: Saya Tidak Salah Pilih AHY
Presiden Prabowo memuji AHY dalam Konferensi Internasional Infrastruktur Tahun 2025 di JCC Senayan, Kamis (12/6). Ia menilai AHY sudah menyampaikan secara lengkap arah kebijakan pemerintah.
"Saya senang karena berarti saya tidak salah pilih Menko Infrastruktur," ucap Prabowo disambut tepuk tangan hadirin.
Prabowo mengatakan, AHY mampu memahami dan menerjemahkan arahan presiden tanpa penjelasan panjang lebar.
"Saya memberi petunjuk tidak sering dan tidak panjang lebar. Saya sampaikan ini, ini intinya. Beliau bisa menangkap, dan tadi itu yang beliau sampaikan, itulah yang sedang kita kerjakan," kata Prabowo.
Pada hari sebelumnya, Rabu (11/6), Prabowo menyampaikan penghargaan khusus kepada Presiden ke-6 RI, Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) saat meresmikan Kampus Bhinneka Tunggal Ika Universitas Pertahanan (Unhan).
"Saya menyampaikan penghargaan sebesar-besarnya kepada pendiri universitas ini, presiden kita ke-6 Pak SBY, yang memiliki visi jauh ke depan… memikirkan kader-kader bangsa untuk masa depan," ucap Prabowo di Sentul, Bogor.
Prabowo juga mengenang kedekatannya dengan SBY sebagai satu angkatan saat masuk taruna, meski akhirnya SBY lulus lebih dulu.
"Saya dan Pak SBY punya sejarah khusus. Kami pernah satu angkatan waktu masuk taruna," katanya.
Dengan candaan khasnya, Prabowo menambahkan:
"Keluarnya beliau tahun '73… saya ditambah satu tahun. Tapi dua-duanya jadi Presiden RI."
Ia pun mengajak para kadet Unhan meneladani sosok SBY sebagai figur ideal.
"Yang harus kalian contoh Pak SBY ya. Saya termasuk anomali," pungkasnya.