PDIP: Presiden Milik Kita Semua, Tidak Perlu lah Kampanye!

PDIP menilai Presiden Jokowi tidak perlu kampanye meski diizinkan UU Pemilu.

Alma Fikhasari
Oleh Alma Fikhasari - Reporter
PDIP: Presiden Milik Kita Semua, Tidak Perlu lah Kampanye!
PDIP: Presiden Milik Kita Semua, Tidak Perlu lah Kampanye! (Merdeka.com)

Said menilai, seharusnya seorang kepala negara tak perlu sampai turun ke arena kampanye meskipun diizinkan UU Pemilu.

Dok. Istimewa
Dok. Istimewa

Ketua DPP PDIP Said Abdullah angkat suara terkait pernyataan Presiden Joko Widodo (Jokowi) bahwa presiden boleh berkampanye dan berpihak kepada salah satu pasangan calon.

Said menilai, seharusnya seorang kepala negara tak perlu sampai turun ke arena kampanye meskipun diizinkan UU Pemilu.

"Kalau dari semangatnya seyogyanya Bapak Presiden menurut hemat saya tidak perlulah kampanye. Karena presiden apapun alasannya milik kita semua," kata Said, kepada wartawan di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Kamis (25/1).

Terlebih, kata Said, dalam pilpres 2024 anak kandung dari Presiden Jokowi yakni Gibran Rakabuming Raka maju menjadi Cawapres Prabowo Subianto.

"Tapi ketika presisen masuk di arena kampanye memilih salah satu paslon lebih-lebih ada hubungan darah maka tanda kutip masyarakat kebingungan menghadapi presidennya, ini presiden saya presiden kita semua atau bagaimana?" imbuh dia. 

Sebelumnya, Presiden Joko Widodo (Jokowi) mengatakan presiden boleh berkampanye. Presiden, kata Jokowi, boleh juga memihak.

"Presiden tuh boleh lho kampanye, Presiden boleh memihak, boleh," ujar Jokowi di Pangkalan TNI AU Halim, Jakarta, Rabu (24/1).

Namun, dia mengatakan, yang penting tidak menggunakan fasilitas negara. Sebab, pejabat publik yang sekaligus pejabat politik.

"Tapi yang paling penting waktu kampanye tidak boleh menggunakan fasilitas negara," ujar Jokowi.

Dok. Istimewa
Dok. Istimewa

"Kita ini pejabat publik sekaligus pejabat politik, masa berpolitik enggak boleh, boleh. Menteri juga boleh," pungkas dia.

Rekomendasi