Negara Penuhi Hak Prajurit TNI Gugur di Lebanon, KSAD Pimpin Penghormatan Terakhir
KSAD Jenderal TNI Maruli Simanjuntak tegaskan negara penuhi seluruh Hak Prajurit TNI Gugur di Lebanon. Keluarga tetap jadi bagian TNI, penghormatan terakhir dipimpin langsung.
Kepala Staf Angkatan Darat (KSAD) Jenderal TNI Maruli Simanjuntak menegaskan komitmen negara untuk memenuhi seluruh hak tiga prajurit TNI yang gugur dalam misi perdamaian di Lebanon Selatan. Pernyataan ini disampaikan sebagai bentuk jaminan dan perhatian penuh terhadap para pahlawan bangsa.
Selain pemenuhan hak, KSAD Maruli juga memastikan bahwa keluarga yang ditinggalkan akan tetap menjadi bagian integral dari keluarga besar TNI. Hal ini menunjukkan dukungan berkelanjutan dari institusi militer kepada keluarga prajurit yang berkorban.
Gugurnya ketiga prajurit tersebut menjadi duka mendalam bagi TNI, khususnya TNI Angkatan Darat, namun pengorbanan mereka juga menjadi teladan. Mereka adalah bagian dari Satgas United Nations Interim Force in Lebanon (UNIFIL) yang bertugas menjaga perdamaian dunia.
Jaminan Penuh Negara dan Dukungan Keluarga
Jenderal TNI Maruli Simanjuntak secara tegas menyatakan bahwa negara akan terus memberikan perhatian dan dukungan penuh kepada keluarga prajurit yang gugur. Komitmen ini merupakan wujud penghargaan atas dedikasi dan pengorbanan para prajurit dalam menjalankan tugas mulia.
Meskipun penugasan prajurit selalu mengandung risiko dan pengorbanan, semangat dan keberanian mereka tidak akan mengurangi komitmen TNI. Justru hal tersebut menjadi pendorong bagi TNI untuk terus berkontribusi dalam misi perdamaian dunia.
"Justru semangat, dedikasi, dan keberanian para prajurit yang gugur harus menjadi teladan bagi seluruh prajurit di manapun berada dan bertugas," ujar Maruli. Semangat ini diharapkan menginspirasi seluruh prajurit TNI Angkatan Darat untuk selalu berdedikasi tinggi dalam setiap penugasan.
Penghormatan Terakhir dan Identitas Pahlawan Bangsa
Sebagai bentuk penghormatan terakhir, KSAD Maruli memimpin langsung upacara pelepasan jenazah ketiga prajurit TNI di Apron VIP Terminal 3 Bandara Internasional Soekarno-Hatta. Upacara khidmat ini diselenggarakan pada Sabtu (4/4) setelah jenazah tiba dari Turki.
Presiden RI Prabowo Subianto turut hadir memberikan penghormatan terakhir saat jenazah disemayamkan di ruang VIP Terminal 3. Kehadiran Presiden menunjukkan betapa pentingnya pengorbanan para prajurit bagi bangsa dan negara.
"Kami menerima kepulangan jenazah tiga prajurit terbaik bangsa yang gugur dalam pelaksanaan tugas sebagai Pasukan Penjaga Perdamaian PBB di Lebanon. Kami sangat kehilangan. Mereka adalah putra-putra terbaik yang kami pilih untuk melaksanakan tugas perdamaian," ujar Maruli.
Ketiga prajurit terbaik bangsa yang gugur adalah Mayor Inf (Anumerta) Zulmi Aditya Iskandar, Serka (Anumerta) Muhammad Nur Ichwan, dan Kopda (Anumerta) Farizal Rhomadhon. Mereka gugur saat melaksanakan tugas sebagai Pasukan Penjaga Perdamaian PBB di Lebanon Selatan.
Berikut adalah identitas dan lokasi pemakaman ketiga prajurit TNI yang gugur:
- Mayor Inf (Anumerta) Zulmi Aditya Iskandar: Dimakamkan di TMP Cikutra, Bandung.
- Serka (Anumerta) Muhammad Nur Ichwan: Dimakamkan di TMP Giri Dharmoloyo II, Magelang.
- Kopda (Anumerta) Farizal Rhomadhon: Dimakamkan di TMP Giripeni, Kulonprogo.
Sumber: AntaraNews