BNPP Pastikan Layanan Lintas Batas Entikong Optimal Jelang Arus Mudik Lebaran 2026
Badan Nasional Pengelola Perbatasan (BNPP) memastikan penguatan layanan dan pengawasan di Pos Lintas Batas Negara (PLBN) Entikong untuk mengantisipasi lonjakan aktivitas jelang Lebaran, menjamin kelancaran Layanan Lintas Batas Entikong.
Badan Nasional Pengelola Perbatasan (BNPP) mengambil langkah proaktif dengan memastikan penguatan layanan serta pengawasan di Pos Lintas Batas Negara (PLBN) Entikong. Upaya ini dilakukan untuk mengantisipasi potensi lonjakan aktivitas lintas batas menjelang perayaan Idulfitri 1447 Hijriah. Kesiapan ini bertujuan untuk menjaga kelancaran dan keamanan mobilitas masyarakat di perbatasan Indonesia–Malaysia.
Kepala PLBN Entikong, Teguh Priyadi, mengungkapkan adanya peningkatan signifikan jumlah pelintas pada H-3 Lebaran, Rabu (18/3), yang mencapai 2.121 orang. Peningkatan ini sejalan dengan momentum libur Nyepi dan Lebaran yang mendorong masyarakat untuk melakukan perjalanan. Situasi ini menuntut kesiapsiagaan penuh dari seluruh pihak terkait.
Secara kumulatif, sejak Pos Pelayanan Terpadu Idulfitri 2026 mulai beroperasi pada 13 Maret hingga H-3 Lebaran, total pelintas telah mencapai 9.568 orang. Angka ini terdiri atas 3.719 keberangkatan dan 5.849 kedatangan, menunjukkan tingginya dinamika Layanan Lintas Batas Entikong.
Peningkatan Arus Pelintas dan Respons Cepat
Arus perlintasan di PLBN Entikong menunjukkan peningkatan yang jelas pada H-3 Lebaran, dengan 2.121 orang tercatat melintas. Teguh Priyadi menyatakan bahwa lonjakan ini merupakan dampak dari libur Nyepi yang berdekatan dengan perayaan Idulfitri, memicu mobilitas tinggi di wilayah perbatasan Indonesia–Malaysia. Situasi ini menjadi perhatian utama BNPP untuk menjaga ketertiban.
Sejak Pos Pelayanan Terpadu Idulfitri 2026 mulai beroperasi pada tanggal 13 Maret, total pelintas yang tercatat sudah mencapai 9.568 orang. Data ini terbagi menjadi 3.719 orang yang berangkat dan 5.849 orang yang tiba, menunjukkan volume pergerakan yang substansial. Angka-angka ini menjadi dasar BNPP dalam merancang strategi pelayanan.
Pengoperasian Pos Pelayanan Terpadu dianggap sebagai langkah strategis yang vital untuk menjaga kelancaran arus perlintasan. Selain itu, pos ini juga memastikan keamanan setiap individu yang melintas di kawasan perbatasan. BNPP mengapresiasi kinerja pos ini yang berjalan optimal dalam mengawasi dan menjamin arus mudik berlangsung aman dan lancar.
Kolaborasi Lintas Instansi dan Layanan Terpadu
BNPP tidak hanya fokus pada pengawasan, tetapi juga memperkuat layanan respons cepat melalui kolaborasi erat antarinstansi. Pendekatan ini memastikan bahwa setiap kendala atau kebutuhan darurat dapat ditangani dengan sigap. Kerjasama ini merupakan kunci dalam mengoptimalkan Layanan Lintas Batas Entikong.
Pos Pelayanan Terpadu, yang diinisiasi oleh Polsek Entikong, menyediakan layanan darurat berupa call center 110. Layanan ini berfungsi untuk menampung berbagai aduan masyarakat terkait perlintasan orang, barang, maupun kendaraan. Ketersediaan jalur komunikasi ini sangat penting untuk penanganan cepat.
Selain call center, tersedia juga unit ambulans serta dukungan petugas dari berbagai instansi dan Forum Koordinasi Pimpinan Kecamatan (Forkopimcam) yang selalu siaga. Mereka bertugas setiap hari di kawasan PLBN Entikong, siap memberikan bantuan kapan pun dibutuhkan. Kehadiran tim terpadu ini menambah rasa aman bagi para pelintas.
Teguh Priyadi menambahkan bahwa keberadaan layanan terpadu ini merupakan bagian dari upaya berkelanjutan untuk meningkatkan kualitas pelayanan publik di wilayah perbatasan. Hal ini menjadi semakin krusial terutama saat terjadi lonjakan arus mudik lintas negara. Peningkatan kualitas layanan adalah prioritas utama BNPP.
Komitmen BNPP untuk Keamanan dan Kenyamanan
Pos Pelayanan Terpadu Idulfitri 2026 di PLBN Entikong beroperasi setiap hari mulai pukul 07.00 hingga 16.00 WIB, atau pukul 08.00 hingga 17.00 waktu Malaysia. Jam operasional yang panjang ini didukung oleh petugas dari berbagai instansi untuk memastikan pelayanan berjalan optimal tanpa henti.
BNPP menegaskan komitmen kuatnya untuk menjaga proses perlintasan tetap aman, tertib, dan nyaman bagi seluruh pelintas. Komitmen ini diwujudkan melalui penguatan koordinasi antarpihak. Serta kesiapsiagaan personel selama seluruh periode Lebaran.
Penguatan koordinasi dan kesiapsiagaan personel ini mencakup berbagai aspek, mulai dari pengaturan lalu lintas hingga penanganan insiden. Tujuannya adalah untuk meminimalisir potensi masalah dan memastikan pengalaman lintas batas yang positif. BNPP bertekad memberikan pelayanan terbaik.
Seluruh upaya ini menunjukkan dedikasi BNPP dalam mendukung kelancaran arus mudik dan balik Lebaran di perbatasan. Dengan Layanan Lintas Batas Entikong yang terintegrasi dan responsif, diharapkan masyarakat dapat merayakan Idulfitri dengan tenang. Serta aman bersama keluarga.
Sumber: AntaraNews