Warga Banten Dievakuasi dari Iran, Pemprov Pastikan Kembali Selamat ke Keluarga
Dua warga Banten yang bekerja di Teheran, Iran, telah berhasil dievakuasi dan kembali ke tanah air dengan selamat. Pemprov Banten memastikan kepulangan Warga Banten Dievakuasi ini menjadi prioritas utama.
Pemerintah Provinsi (Pemprov) Banten mengonfirmasi kepulangan dua warganya yang sebelumnya bekerja di Teheran, Iran. Keduanya telah tiba di Indonesia dengan selamat dan kini telah berkumpul kembali bersama keluarga masing-masing. Proses evakuasi Warga Banten Dievakuasi ini merupakan bagian dari upaya perlindungan Warga Negara Indonesia (WNI) di tengah situasi global.
Kepala Badan Penghubung Daerah Provinsi Banten, Ika Sri Erika, menjelaskan bahwa kedua warga tersebut mendarat di Bandara Internasional Soekarno-Hatta pada Selasa malam. Mereka langsung dijemput oleh pihak keluarga setelah melalui proses pendataan yang diperlukan. Keselamatan Warga Banten Dievakuasi menjadi perhatian utama pemerintah daerah.
Identitas kedua warga yang berhasil dievakuasi adalah Tommy dan Tetap Siregar, berasal dari Kota Tangerang dan Tangerang Selatan. Keduanya merupakan tenaga ahli yang bekerja di Teheran dan termasuk dalam rombongan 32 WNI yang dipulangkan oleh Kementerian Luar Negeri.
Proses Evakuasi dan Koordinasi Pemerintah
Kedatangan Tommy dan Tetap Siregar di Bandara Internasional Soekarno-Hatta terjadi pada Selasa (10/3) sekitar pukul 19.00 WIB. Mereka tiba menggunakan maskapai Turkish Airlines bersama rombongan WNI lainnya. Setelah proses pendataan selesai, pihak keluarga segera menjemput mereka untuk kembali ke kediaman masing-masing.
Badan Penghubung Daerah Provinsi Banten memiliki peran penting dalam memastikan kelancaran proses ini. Keterlibatan Pemprov Banten menunjukkan komitmen pemerintah daerah terhadap keselamatan warganya. Hal ini berlaku termasuk bagi Warga Banten Dievakuasi yang berada di luar negeri.
Koordinasi intensif terus dilakukan antara Pemprov Banten dengan pemerintah pusat, khususnya Kementerian Luar Negeri. Tujuannya adalah untuk memastikan setiap warga Banten yang menghadapi situasi darurat di luar negeri mendapatkan pendampingan. Pendampingan ini berlangsung hingga mereka kembali dengan aman ke daerah asal.
Komitmen Pemprov Banten dalam Perlindungan WNI
Ika Sri Erika menegaskan bahwa Pemprov Banten berupaya keras untuk selalu hadir dalam setiap situasi. Pemerintah daerah memastikan bahwa Warga Banten Dievakuasi dan warga lainnya di luar negeri mendapatkan perhatian penuh. Prioritas utama adalah keselamatan dan kepulangan mereka ke tanah air.
Upaya perlindungan WNI ini merupakan bagian dari tanggung jawab pemerintah terhadap warga negaranya. Khususnya dalam menghadapi kondisi yang tidak menentu di berbagai belahan dunia. Pemprov Banten aktif berkoordinasi untuk memonitor keberadaan warganya.
Secara keseluruhan, pemerintah Indonesia telah mengevakuasi 32 WNI dari Iran secara bertahap. Langkah ini diambil sebagai respons terhadap meningkatnya ketegangan di kawasan tersebut. Dua warga Banten tersebut menjadi bagian penting dari rombongan yang berhasil dipulangkan dengan selamat.
Sumber: AntaraNews