Viral Sampah Berserakan di Jalan Sultan Agung Semarang, Ternyata Ini Biang Keroknya
Sopir diduga mabuk membuat truk pengangkut sampah oleng hingga berserakan di jalan.
Video viral di media sosial (medsos) memperlihatkan kondisi sampah berserakan di jalan raya Sultan Agung di pertigaan pos polisi Kecamatan Candisari, Semarang diduga dipicu laju truk pengangkut sampah oleng.
Video diunggah dalam akun instagram @dinaskegelapan_kotasemarang menyebut bahwa diduga sopir mabuk membuat truk pengangkut sampah oleng hingga berserakan di jalan.
"Benar truk itu milik DLH Kota Semarang," kata Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Semarang, Glory Nasarani, Rabu (25/3).
Sopir Truk Memacu Kendaraan Melebihi Batas
Terkait laporan sampah hingga jatuh berserakan di jalan diduga sopir truk ngebut. Adapun truk itu mengangkut sampah dari TPS Pasar Jangli menuju TPA.
"Diduga pengemudi memacu kendaraan dengan kecepatan hampir 60 km/jam, melebihi batas ketentuan yang seharusnya 40 km/jam," ujar Glory.
Hal ini dilakukan pengemudi karena harus mengejar jadwal pengangkutan sampah di dua lokasi lain yang juga mengalami beban angkut tinggi. Saat ini, pihak Dinas Lingkungan Hidup Kota Semarang telah memanggil pengemudi truk untuk dimintai keterangan.
"Kami sudah pannggil sopir yang bersangkutan dan memberikan teguran, baik secara lisan maupun peringatan tertulis. Jika kejadian serupa terulang kembali, kami tidak segan untuk memberikan sanksi yang lebih berat, termasuk pemecatan," kata dia.
Sopir Disanksi
Selain pemberian sanksi, Glory menyatakan bahwa dinasnya tetap berkomitmen untuk melakukan evaluasi internal secara menyeluruh terhadap Standar Operasional Prosedur (SOP) pengangkutan sampah.
"Ini dilakukan guna memastikan seluruh petugas di lapangan kembali memahami dan mematuhi aturan keselamatan serta kebersihan selama bertugas," ujar dia.
Tak hanya itu saja, dia mengatakan setelah mendapat laporan peristiwa itu langsung menginstruksikan untuk membersihkan sampah di lokasi tersebut dengan mengerahkan tim kebersihan
"Penanganan pertama dilakukan dengan menyapu sampah ke pinggir oleh personel kami sambil menunggu armada pendukung. Begitu armada datang, sampah langsung dinaikkan ke truk. Pada pukul 13.00 WIB, seluruh area dipastikan sudah bersih dan rapi kembali," kata Glory.
Glory mengklaim bahwa pihaknya bergerak cepat setelah mendapat laporan tersebut, yakni penanganan dilakukan secara sigap oleh personelnya.
"Di mana proses pembersihan total tidak memakan waktu lama, bahkan tidak sampai satu jam lokasi sudah kembali bersih," pungkasnya.