Sanggar Margasari Bekasi Tembus Tiga Besar Lomba Palang Pintu Polda Metro Jaya

Sanggar Margasari Bekasi, wakil Kabupaten Bekasi, berhasil menembus tiga besar lomba kreasi seni palang pintu yang diselenggarakan Polda Metro Jaya, menunjukkan komitmen pelestarian budaya dan menjaga kamtibmas.

Redaksi Merdeka
Oleh Redaksi Merdeka - Reporter
Sanggar Margasari Bekasi Tembus Tiga Besar Lomba Palang Pintu Polda Metro Jaya
Sanggar Margasari Bekasi, wakil Kabupaten Bekasi, berhasil menembus tiga besar lomba kreasi seni palang pintu yang diselenggarakan Polda Metro Jaya, menunjukkan komitmen pelestarian budaya dan menjaga kamtibmas. (AntaraNews)

Sanggar Margasari Kacrit Putra dari Kabupaten Bekasi menorehkan prestasi membanggakan. Mereka berhasil masuk tiga besar dalam lomba kreasi seni palang pintu. Ajang kompetisi ini diselenggarakan oleh Polda Metro Jaya.

Lomba tersebut merupakan bagian dari rangkaian perayaan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-80 Bhayangkara. Sanggar Margasari Kacrit Putra mewakili Kepolisian Resor Metropolitan Bekasi. Mereka bersaing ketat dengan 22 peserta lainnya.

Kegiatan ini berlangsung di Jakarta, menjadi wadah unjuk keterampilan seni budaya. Keberhasilan ini menunjukkan dedikasi tinggi dalam melestarikan warisan budaya Betawi. Prestasi tersebut juga membawa nama baik daerah.

Kapolres Metro Bekasi, Komisaris Besar Pol. Sumarni, menyampaikan rasa bangga atas pencapaian Sanggar Margasari Kacrit Putra. Ia berharap sanggar tersebut dapat meraih gelar juara. Hal ini akan membawa nama baik bagi Polres Metro Bekasi dan Kabupaten Bekasi.

Kombes Sumarni menjelaskan bahwa kesenian palang pintu memiliki peran ganda. Kesenian ini tidak hanya melestarikan budaya lokal. Palang pintu juga menumbuhkan semangat masyarakat untuk menjaga kondusivitas dan ketertiban umum (kamtibmas).

Pelestarian budaya melalui seni palang pintu secara langsung berkontribusi pada pembentukan jiwa masyarakat. Jiwa tersebut memiliki kepedulian terhadap keamanan lingkungan. Ini merupakan sinergi positif antara budaya dan keamanan.

Pemerintah Kabupaten Bekasi terus menunjukkan komitmen kuat dalam menjaga serta mengembangkan kesenian dan kearifan lokal. Kepala Dinas Kebudayaan, Pemuda dan Olahraga (Disbudpora) Kabupaten Bekasi, Iman Nugraha, menegaskan hal ini. Pembinaan terhadap sanggar-sanggar seni menjadi prioritas utama.

Sanggar Margasari Kacrit Putra merupakan salah satu sanggar binaan Disbudpora Kabupaten Bekasi. Keberhasilan mereka menembus tiga besar menjadi bukti nyata. Pembinaan yang dilakukan telah membuahkan hasil yang positif.

Lomba kreasi palang pintu ini dinilai penting sebagai upaya pelestarian seni tradisional. Terutama di tengah pesatnya perkembangan budaya modern. Hal ini sangat relevan di kawasan metropolitan seperti Bekasi.

Upaya ini memastikan bahwa warisan budaya tidak tergerus oleh zaman. Sebaliknya, kesenian tradisional justru semakin dikenal dan diapresiasi. Ini juga menjadi motivasi bagi pelaku seni lainnya.

Pengumuman pemenang dari tiga besar lomba kreasi seni palang pintu dijadwalkan pada 2 Juli 2026. Acara puncak ini akan dilaksanakan di Polda Metro Jaya. Pengumuman tersebut akan menjadi bagian penting dari rangkaian peringatan Hari Bhayangkara.

Seluruh pihak, termasuk Disbudpora Kabupaten Bekasi dan Polres Metro Bekasi, menaruh harapan besar. Mereka berharap Sanggar Margasari Kacrit Putra dapat meraih hasil maksimal. Menjadi juara adalah target utama.

Prestasi ini diharapkan dapat menginspirasi sanggar seni lainnya di Kabupaten Bekasi. Hal ini juga menunjukkan bahwa seni tradisional memiliki tempat yang kuat. Kesenian lokal mampu bersaing di tingkat regional.

Sumber: AntaraNews

Rekomendasi