VIDEO: Keras! Adian PDIP Soal Potongan Tarif "Banyak Kelaparan Tapi yang Sampai Mati Cuma Driver Ojol"
Menurutnya, perjuangan ini bukan sekadar upaya ekonomi sesaat, melainkan bagian dari tanggung jawab jangka panjang demi masa depan keluarga para pengemudi
Anggota Komisi V DPR RI dari Fraksi PDI Perjuangan (PDIP), Adian Napitupulu, kembali menegaskan komitmennya untuk memperjuangkan pembatasan potongan tarif oleh aplikator transportasi online menjadi maksimal 10 persen. Menurutnya, perjuangan ini bukan sekadar upaya ekonomi sesaat, melainkan bagian dari tanggung jawab jangka panjang demi masa depan keluarga para pengemudi.
Adian menyebut, kasus kelaparan sudah menjadi hal biasa di Indonesia, namun yang sampai meninggal cuma dialami driver ojek online. Hal ini disampaikannya saat rapat bersama komunitas ojol di Gedung DPR, Jakarta, Rabu (21/5).
Seperti diketahui, driver ojek online (ojol) dari berbagai platform transportasi online terus menuntut agar potongan aplikator turun menjadi 10 persen. Para driver mengaku sangat berat akibat potongan-potongan dari aplikator yang sangat tinggi, bahkan hingga mencapai 30 persen.