Unhas Perketat Keamanan UTBK SNBT 2026, Antisipasi Kecurangan Ujian
Universitas Hasanuddin (Unhas) meningkatkan sistem keamanan UTBK SNBT 2026 secara menyeluruh, fokus pada infrastruktur dan pengawasan demi mencegah praktik kecurangan dan menjamin integritas ujian.
Universitas Hasanuddin (Unhas) Makassar mengambil langkah proaktif untuk memperketat sistem keamanan pelaksanaan Ujian Tulis Berbasis Komputer Seleksi Nasional Berdasarkan Tes (UTBK SNBT) 2026. Upaya ini dilakukan guna mencegah potensi praktik kecurangan yang dapat mengganggu integritas proses seleksi.
Wakil Rektor Bidang Akademik dan Kemahasiswaan Unhas, Prof. Muhammad Ruslin, menyatakan bahwa pihaknya telah melaksanakan monitoring pra-UTBK di seluruh lokasi ujian. Peninjauan ini berlangsung selama dua hari, yakni pada 13 dan 14 April, mencakup Kampus Tamalanrea dan Kampus Gowa.
Monitoring tersebut meliputi evaluasi menyeluruh terhadap kondisi ruangan, kelayakan perangkat komputer, stabilitas koneksi jaringan, hingga efektivitas sistem keamanan yang terpasang. Langkah ini merupakan bagian dari mitigasi risiko untuk memastikan kelancaran dan keadilan ujian.
Peningkatan Sistem Pengawasan dan Infrastruktur Ujian
Unhas menyiapkan 12 lokasi dengan total 36 ruangan ujian di Kampus Tamalanrea, serta tiga lokasi dengan delapan ruangan ujian di Kampus Gowa untuk pelaksanaan UTBK SNBT 2026. Peninjauan awal difokuskan pada kesiapan infrastruktur dan teknologi di setiap titik ujian.
Prof. Ruslin menegaskan bahwa pengecekan ini adalah langkah antisipasi penting untuk mencegah potensi kecurangan. Kesiapan infrastruktur harus diintegrasikan dengan sistem pengawasan yang optimal guna menjaga standar integritas pelaksanaan ujian.
Pihak Unhas berupaya memastikan seluruh ruangan ujian benar-benar siap, baik dari sisi perangkat, jaringan, maupun sistem pengawasannya. Hal ini dilakukan untuk menjamin pengalaman ujian yang adil dan tanpa hambatan bagi seluruh peserta.
Evaluasi Strategis dan Optimalisasi Keamanan UTBK SNBT
Hasil pengawasan pra-UTBK mengidentifikasi beberapa temuan strategis yang menjadi catatan evaluatif bagi peningkatan kualitas penyelenggaraan ujian. Salah satu catatan penting adalah kebutuhan optimalisasi cakupan pengawasan berbasis Closed Circuit Television (CCTV) pada beberapa titik krusial.
Selain itu, penguatan stabilitas dan redundansi jaringan internet juga menjadi prioritas. Penyesuaian teknis terhadap perangkat pendukung ujian turut menjadi bagian dari evaluasi untuk memastikan kelancaran proses.
Aspek-aspek ini dinilai esensial guna memastikan seluruh pelaksanaan ujian berjalan sesuai standar operasional yang telah ditetapkan. Unhas berkomitmen mendukung kelancaran proses secara menyeluruh demi integritas UTBK SNBT 2026.
Rasionalisasi Lokasi dan Komitmen Integritas Ujian
Dalam pelaksanaan UTBK SNBT 2026, Unhas juga melakukan rasionalisasi lokasi dan ruang ujian sebagai upaya optimalisasi penyelenggaraan. Kebijakan ini bertujuan untuk menyesuaikan kapasitas serta memastikan distribusi peserta lebih proporsional.
Prof. Ruslin menyatakan bahwa pemeriksaan ini mencerminkan kesiapan Unhas dalam menyelenggarakan UTBK SNBT 2026. Unhas memastikan seluruh aspek, mulai dari infrastruktur, sistem teknologi, hingga pengawasan, telah berjalan sesuai standar.
Dengan berbagai langkah strategis tersebut, Unhas berharap pelaksanaan UTBK SNBT 2026 dapat berlangsung secara efektif, tertib, dan bebas dari praktik kecurangan. Persiapan yang matang ini diharapkan dapat menjamin kelancaran dan integritas ujian.
Sumber: AntaraNews