Truk Tabrak Separator Busway di MT Haryono, Pengemudi Diduga Mengantuk
Sebuah truk sampah menabrak separator busway di Jalan MT Haryono, Jakarta Selatan, Jumat pagi. Insiden truk tabrak separator busway ini diduga karena pengemudi kurang konsentrasi.
Sebuah insiden lalu lintas terjadi di kawasan Jalan MT Haryono, Jakarta Selatan, pada Jumat pagi. Sebuah truk sampah dilaporkan menabrak beton pembatas lajur atau separator busway Transjakarta. Kecelakaan ini menarik perhatian petugas kepolisian yang segera tiba di lokasi kejadian.
Peristiwa nahas tersebut diperkirakan terjadi sekitar pukul 05.30 WIB, tepatnya di depan Gedung Bukopin. Truk yang terlibat memiliki nomor polisi B 9244 TOR. Pengemudi truk berinisial RTP kini sedang dalam penyelidikan lebih lanjut oleh pihak berwajib.
Direktorat Lalu Lintas Polda Metro Jaya menyatakan bahwa kecelakaan ini diduga akibat kelalaian pengemudi. Kurangnya konsentrasi dan kondisi mengantuk menjadi faktor utama. Hal ini disampaikan oleh Kasubdit Gakkum Ditlantas Polda Metro Jaya, AKBP Ojo Ruslani.
Kronologi Kecelakaan Truk Tabrak Separator Busway
AKBP Ojo Ruslani menjelaskan kronologi awal kejadian truk tabrak separator busway ini. Truk sampah tersebut melaju dari arah timur menuju barat di Jalan MT Haryono, Jakarta Selatan. Kondisi jalan yang masih sepi di pagi hari tidak menghindarkan insiden ini.
Sesampainya di lokasi kejadian, pengemudi diduga kehilangan kendali atas kendaraannya. Akibatnya, truk sampah tersebut langsung menabrak separator busway atau beton pembatas lajur. Beton pembatas lajur Transjakarta menjadi sasaran tabrakan yang cukup keras.
Kecelakaan ini menimbulkan kerusakan signifikan pada bagian depan truk. Meskipun demikian, pihak kepolisian memastikan tidak ada korban jiwa. Hal ini menjadi kabar baik di tengah kerugian material yang terjadi.
Dampak dan Penanganan Pasca Insiden Truk Tabrak Separator Busway
Truk sampah bernomor B 9244 TOR mengalami kerusakan parah pada beberapa bagian. "Kendaraan mengalami kerusakan pada bagian as roda depan patah, bemper depan penyok," ungkap Ojo. Kerusakan ini memerlukan perbaikan yang tidak sedikit.
Petugas dari Ditlantas Polda Metro Jaya segera bergerak cepat setelah menerima laporan. Mereka melakukan olah Tempat Kejadian Perkara (TKP) untuk mengumpulkan bukti-bukti. Proses ini penting guna mengetahui penyebab pasti kecelakaan tersebut.
Setelah olah TKP selesai, truk yang rusak kemudian dievakuasi dari lokasi kejadian. Barang bukti terkait insiden truk tabrak separator busway ini juga diamankan oleh petugas. Penanganan cepat ini bertujuan untuk menghindari kemacetan lebih lanjut.
Informasi mengenai evakuasi truk ini juga sempat diunggah di media sosial X melalui akun resmi @TMCPoldaMetro. Unggahan tersebut memperlihatkan sebuah truk sedang dievakuasi oleh petugas Ditlantas Polda Metro Jaya pada Jumat pagi. Kehadiran informasi ini membantu masyarakat mengetahui perkembangan terkini.
Sumber: AntaraNews