Trivia: Pembawa Baki Bendera HUT RI Asal Sulsel, Dua Paskibraka Nasional Sulsel Dapat Tabungan Pendidikan Penuh hingga SMA
Dua Paskibraka Nasional Sulsel, Aliah dan Nadhif, yang mengharumkan nama daerah di Istana Negara, kini mendapatkan apresiasi luar biasa berupa tabungan pendidikan penuh hingga SMA.
Wakil Gubernur Sulawesi Selatan (Sulsel), Fatmawati Rusdi, memberikan apresiasi luar biasa kepada dua anggota Paskibraka Nasional 2025 asal provinsi tersebut, Aliah Sakira dan Nadhif Infanteri Ibha. Keduanya yang telah mengharumkan nama Sulsel di Istana Negara Jakarta, kini mendapatkan beasiswa berupa tabungan pendidikan penuh hingga lulus jenjang SMA.
Penghargaan ini disampaikan Fatmawati di Makassar pada Sabtu (23/8), sebagai bentuk kebanggaan kolektif masyarakat Sulsel atas prestasi Aliah dan Nadhif. Kehadiran mereka di kancah nasional tidak hanya menjadi pencapaian pribadi, melainkan juga simbol dedikasi dan kerja keras yang patut dicontoh oleh generasi muda lainnya.
Wagub Fatmawati berharap pengalaman berharga ini akan menjadi bekal masa depan bagi Aliah dan Nadhif, sekaligus inspirasi bagi pemuda Sulsel untuk terus berdisiplin, giat berlatih, dan siap mengharumkan nama daerah di berbagai bidang. Apresiasi ini menegaskan komitmen pemerintah daerah dalam mendukung potensi generasi penerus bangsa.
Apresiasi Pemprov Sulsel untuk Paskibraka Berprestasi
Pemberian tabungan pendidikan ini merupakan wujud nyata perhatian Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan terhadap talenta muda yang berprestasi. Wagub Fatmawati Rusdi secara langsung menyampaikan kebanggaannya, menepuk pundak Aliah dan Nadhif seraya mengucapkan, "Ini luar biasa, kalian sudah membawa harum nama Provinsi Sulawesi Selatan di tingkat nasional. Hebat sekali dan saya percaya pengalaman ini akan jadi bekal berharga untuk masa depan."
Prestasi sebagai anggota Paskibraka Nasional adalah capaian yang tidak mudah. Ribuan pendaftar dari seluruh Indonesia bersaing ketat untuk mendapatkan kesempatan ini. Oleh karena itu, keberhasilan Aliah dan Nadhif menjadi sorotan dan kebanggaan tersendiri bagi Sulawesi Selatan, menunjukkan kualitas sumber daya manusia di daerah tersebut.
Apresiasi ini diharapkan dapat memotivasi lebih banyak lagi generasi muda Sulsel untuk berani bermimpi dan bekerja keras mewujudkan cita-cita mereka. Dengan dukungan penuh dari pemerintah daerah, diharapkan akan lahir lebih banyak lagi Aliah dan Nadhif lainnya yang siap membawa nama baik Sulsel di kancah nasional maupun internasional.
Kisah Inspiratif Aliah Sakira, Pembawa Baki Bendera
Aliah Sakira, lahir di Makassar pada 1 Oktober 2008, menjadi salah satu sosok yang paling disorot dalam upacara HUT ke-80 RI di Istana Merdeka. Ia terpilih sebagai pembawa baki bendera pada upacara penurunan Sang Saka Merah Putih, sebuah tugas yang sangat prestisius dan membutuhkan ketelitian tinggi.
Perjalanan Aliah menuju Istana Negara bukanlah hal yang instan. Ia harus melewati seleksi ketat mulai dari tingkat kota, provinsi, hingga berhasil masuk dalam 76 besar nasional dari lebih 130 ribu pendaftar. Pengalaman Paskibraka ini diakui Aliah telah membentuk dirinya menjadi pribadi yang lebih disiplin dan memantapkan rencana masa depannya.
Dalam pertemuan hangat dengan Wagub Fatmawati, Aliah bahkan menyebut sosok Wagub sebagai pribadi yang ramah dan humoris. "Kami bisa sharing pengalaman, bahkan bercanda bersama. Terima kasih atas apresiasi yang diberikan. Semoga anak-anak muda Sulsel terus berprestasi," ungkap Aliah, menunjukkan kedekatan yang terjalin.
Nadhif Infanteri Ibha: Disiplin dan Cita-cita Abdi Negara
Selain Aliah, Nadhif Infanteri Ibha, siswa SMAN 1 Gowa, juga menjadi kebanggaan Sulawesi Selatan. Putra dari anggota TNI Kodim 1409 Gowa ini dikenal aktif dalam berbagai kegiatan, termasuk olahraga renang dan karate, menunjukkan dedikasi dan kedisiplinan sejak dini.
Nadhif melihat Paskibraka sebagai jalan yang baik bagi generasi muda, terutama bagi mereka yang memiliki cita-cita untuk menjadi abdi negara. "Masuk paskibra adalah jalan baik bagi generasi muda, apalagi yang bercita-cita jadi abdi negara. Saya bersyukur bisa sampai di tahap ini," ucapnya, menggambarkan betapa berharganya pengalaman ini baginya.
Kebahagiaan atas pencapaian Nadhif juga dirasakan oleh kedua orang tuanya. Iqbal Basar, ayah Nadhif, mengungkapkan bahwa prestasi putranya adalah bukti nyata dari kerja keras dan kedisiplinan yang telah ditanamkan sejak kecil. Ini menjadi inspirasi bagi keluarga dan lingkungan sekitarnya.
Seleksi Ketat dan Kebanggaan Daerah
Keberhasilan Aliah dan Nadhif menjadi anggota Paskibraka Nasional 2025 tidak lepas dari proses seleksi yang sangat ketat dan berlapis. Muhammad Annas Sudirman, Pelaksana DPPI Makassar yang mendampingi, menegaskan bahwa seleksi meliputi berbagai tahapan penting, mulai dari administrasi, psikotes, tes wawasan kebangsaan, hingga wawancara.
Setiap tahapan seleksi dirancang untuk menemukan putra-putri terbaik bangsa yang tidak hanya memiliki fisik prima, tetapi juga mental yang kuat, wawasan kebangsaan yang luas, dan kepribadian yang baik. Ini memastikan bahwa anggota Paskibraka adalah representasi terbaik dari setiap daerah.
Terpilihnya dua perwakilan dari Sulawesi Selatan ini menjadi bukti keberhasilan sistem pembinaan dan seleksi di tingkat daerah. Ini juga menjadi kebanggaan kolektif yang memperkuat semangat kebangsaan dan persatuan di tengah masyarakat Sulawesi Selatan, menunjukkan bahwa potensi luar biasa ada di setiap sudut negeri.
Sumber: AntaraNews