Trivia Kesehatan: Cegah Diare & DBD, Dinkes Sumsel Motivasi PHBS Jelang Musim Hujan 2025
Dinas Kesehatan Sumsel gencar memotivasi masyarakat di 17 kabupaten/kota untuk meningkatkan Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS) guna mencegah penyakit musim hujan, seperti diare dan DBD.
Dinas Kesehatan (Dinkes) Sumatera Selatan secara aktif menggerakkan masyarakat di seluruh wilayahnya untuk meningkatkan kesadaran akan pentingnya Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS). Langkah ini diambil sebagai upaya antisipasi dini terhadap potensi gangguan kesehatan yang kerap muncul menjelang musim hujan, khususnya pada tahun 2025 mendatang. Inisiatif ini mencakup 17 kabupaten dan kota yang berada di provinsi tersebut, memastikan pesan kesehatan tersebar luas.
Kepala Dinas Kesehatan Sumsel, Trinawarman, menekankan bahwa masyarakat perlu memperhatikan indikator utama PHBS dalam keseharian mereka. Hal ini mencakup kebiasaan penting seperti mencuci tangan menggunakan air bersih dan sabun secara rutin. Selain itu, konsumsi sayur dan buah-buahan yang cukup serta aktivitas olahraga teratur juga menjadi bagian integral dari gaya hidup sehat yang dianjurkan.
Gerakan PHBS ini bukan sekadar imbauan, melainkan sebuah rekayasa sosial yang bertujuan menjadikan setiap individu sebagai agen perubahan. Dengan demikian, diharapkan kualitas perilaku sehari-hari masyarakat dapat meningkat demi mencapai tujuan hidup yang lebih bersih dan sehat. Upaya kolektif ini diharapkan mampu menekan angka penyakit yang rentan terjadi saat musim hujan tiba.
Pentingnya PHBS untuk Kesehatan Masyarakat
Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS) merupakan strategi krusial untuk mengurangi beban pembiayaan kesehatan, baik bagi negara maupun masyarakat secara keseluruhan. Melalui penerapan PHBS, individu dapat menjaga diri dari berbagai penyakit, sehingga mengurangi kebutuhan akan perawatan medis yang mahal. Ini adalah investasi jangka panjang untuk kualitas hidup yang lebih baik.
Tujuan utama dari gerakan PHBS adalah meningkatkan kualitas kesehatan melalui proses penyadartahuan yang berkelanjutan. Proses ini diharapkan menjadi pemicu bagi setiap individu untuk berkontribusi aktif dalam menjalani perilaku kehidupan sehari-hari yang bersih dan sehat. Kesadaran kolektif ini akan menciptakan lingkungan yang lebih sehat bagi semua.
Kadinkes Sumsel menjelaskan, melalui upaya PHBS, masyarakat diharapkan bisa terhindar dari segala penyakit. Terutama penyakit yang biasa muncul pada musim hujan seperti diare dan demam berdarah dengue (DBD), yang seringkali menjadi ancaman serius. Pencegahan dini melalui PHBS adalah kunci untuk melindungi diri dan keluarga.
- Mencuci tangan menggunakan air bersih dan sabun
- Mengonsumsi sayur dan buah-buahan
- Rutin melakukan olahraga
Peran Aktif Pemerintah Daerah dan Kader PKK
Pemerintah Kota Palembang turut mengambil peran aktif dalam menggalakkan PHBS di wilayahnya. Wali Kota Palembang, Ratu Dewa, menyatakan bahwa pihaknya melibatkan kader Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga (PKK) untuk mengedukasi warga. Kader-kader ini bertugas memberikan pemahaman mendalam mengenai pentingnya penerapan pola hidup bersih dan sehat.
Kader PKK yang tersebar di 18 kecamatan di Ibu Kota Sumsel dinilai sangat efektif dalam menjangkau dan mengedukasi warga. Mereka berperan sebagai ujung tombak dalam menyampaikan informasi mengenai pentingnya menerapkan PHBS di lingkungan keluarga serta dalam kehidupan bermasyarakat. Kedekatan kader dengan masyarakat menjadi modal utama keberhasilan program ini.
Menurut Wali Kota Ratu Dewa, keberadaan PKK sebagai lembaga kemasyarakatan adalah mitra strategis pemerintah. PKK bekerja sama mulai dari pemerintahan tingkat kelurahan hingga tingkat kota dalam berbagai program pembangunan. "Saya terus berupaya memotivasi dan mengedukasi warga Bumi Sriwijaya ini menerapkan pola hidup bersih dan sehat dalam berbagai kesempatan," ujarnya.
Sumber: AntaraNews