Tragis! ODGJ di OKU Tewas Usai Aksi Rusak Poslantas dan Menyerang Polisi
Peristiwa itu terjadi du Kelurahan Kemelak, Kecamatan Baturaja Timur, Ogan Komering Ulu (OKU).
Seorang pria dengan gangguan kejiwaan (ODGJ) berinisial P (26) tewas setelah ditembak polisi. Peristiwa terjadi setelah pelaku merusak pos polisi lalu lintas dan menyerang anggota yang sedang bertugas.
Peristiwa itu terjadi du Kelurahan Kemelak, Kecamatan Baturaja Timur, Ogan Komering Ulu (OKU), Sumatera Selatan, Selasa (28/10). Video detik-detik penembakan beredar luas di media sosial.
Warga ketakutan saat pelaku menyerang anggota dengan senjata tajam dan hanya merekam dari rumah. Mereka pun menyaksikan pelaku tumbang setelah ditembak petugas di bahu dan perut.
"Keno dio, kareno melawan polisi. Melawan nian dio nih tadi. (Kena tembak dia, karena melawan polisi. Melawan benar dia ini)," ungkap warga yang merekam video seperti dilihat merdeka.com, Rabu (29/10).Polisi mengevakuasi pelaku ke mobil dan membawanya ke rumah sakit. Namun pelaku tewas dalam perjalanan.
Keluarga menyesalkan penembakan yang membuat P tewas. Mereka mengecam tindakan itu karena P adalah ODGJ.
"Sudah kami bilang, kalau keluarga kami itu gila. Kenapa masih ditembak, kenapa nembak orang gila, apa dia (polisi) lebih gila sampai harus menambak dia," ungkap keluarga Rahmalina Alin, Rabu (29/10).
Kapolres OKU AKBP Endro Aribowo menjelaskan, pelaku sebelumnya melempar poslantas dengan batu hingga pecah. Aksinya terekam CCTV dan ETLE di lokasi.
"Dari situ dilakukan penyelidikan dan terungkap identitasnya," kata Endro.
Endro menyebut polisi yang melakukan penembakan tengah diperiksa oleh Bid Propam Polda Sumsel. Sejauh ini telah sesuai prosedur karena aksi pelaku membahayakan petugas.
"Pelaku menantang dan menyerang petugas sehingga dilakukan tindakan tegas," kata Endro.
Endro mengaku telah menyampaikan belasengkawa kepada keluarga atas kejadian itu. Dia berjanji kasus ini akan diproses secara hukum yang berlaku.