TNI dan Warga Situbondo Bersinergi Buka Akses Perkebunan melalui TMMD ke-127
Warga Situbondo bersama TNI bahu-membahu membuka akses jalan menuju perkebunan kopi di lereng Gunung Argopuro melalui program TMMD ke-127, meningkatkan mobilitas dan kesejahteraan masyarakat.
Warga Desa Alastengah, Kecamatan Sumbermalang, Kabupaten Situbondo, Jawa Timur, bergotong royong bersama Tentara Nasional Indonesia (TNI). Mereka membuka akses jalan baru sepanjang dua kilometer menuju perkebunan kopi di lereng Gunung Argopuro. Kegiatan ini merupakan bagian dari program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke-127 Tahun Anggaran 2026.
Pembukaan akses baru ke perkebunan ini menjadi sangat penting. Tujuannya adalah untuk menunjang mobilitas masyarakat Dusun Plampang, khususnya dalam memperlancar distribusi hasil pertanian mereka, termasuk perkebunan kopi rakyat. Inisiatif ini diharapkan membawa dampak positif bagi perekonomian lokal.
Komandan Satgas TMMD ke-127 Komando Distrik Militer (Kodim) 0823/Situbondo, Letkol Inf Tri Wiratno, mengapresiasi partisipasi aktif warga. Sinergi antara TNI dan masyarakat menjadi kunci sukses program ini. Hal ini juga mempererat hubungan antara keduanya dalam membangun desa.
Manfaat Akses Baru bagi Petani Situbondo
Pembukaan akses jalan desa ke perkebunan kopi ini telah menjadi harapan lama bagi warga setempat. Akses yang lebih mudah akan sangat membantu petani dalam mengangkut hasil panen mereka. Sebelumnya, warga Dusun Plampang menghadapi kesulitan signifikan dalam aktivitas kebun mereka.
Haji Hasan, seorang warga Desa Alastengah, mengungkapkan rasa senangnya. Ia menyatakan, "Akses dari desa kami ke perkebunan sudah menjadi harapan kami sejak lama, karena dengan pembukaan jalan ini kami bisa mengangkut hasil panen dari kebun untuk dibawa pulang atau dibawa langsung ke pasar." Kemudahan ini diharapkan dapat meningkatkan efisiensi dan nilai jual produk pertanian.
Dengan adanya jalan baru, petani tidak lagi kesulitan membawa hasil panen ke pasar atau pulang ke rumah. Ini secara langsung berkontribusi pada peningkatan kesejahteraan masyarakat. Warga pun menyampaikan terima kasih kepada TNI dan pemerintah daerah atas inisiatif dan dukungan yang diberikan.
Sinergi TNI dan Masyarakat dalam TMMD Situbondo
Program TMMD ke-127 di Situbondo ini menunjukkan kekuatan gotong royong yang luar biasa. Letkol Inf Tri Wiratno menegaskan bahwa sinergi TNI dengan rakyat adalah kunci keberhasilan dalam melaksanakan program pembangunan. Partisipasi aktif masyarakat Dusun Plampang sangat diapresiasi dalam setiap tahapan pelaksanaan.
"Kami mengapresiasi partisipasi aktif masyarakat Dusun Plampang, Desa Alastengah, mereka terlibat langsung dalam setiap tahapan pelaksanaan sasaran TMMD," ujar Letkol Inf Tri Wiratno di Situbondo. Hal ini menunjukkan komitmen bersama untuk mencapai tujuan pembangunan desa.
Lebih lanjut, Dansatgas Tri Wiratno menyatakan bahwa, "Sinergi TNI dengan rakyat menjadi kunci keberhasilan dalam melaksanakan sasaran program TTMD yakni membuka akses jalan desa yang bisa memberikan manfaat untuk kesejahteraan masyarakat." Semangat gotong royong ini diharapkan akan terus terpelihara dan menjadi contoh bagi daerah lain.
Kegiatan TMMD ke-127 ini tidak hanya berfokus pada pembangunan fisik semata. "Kegiatan TMMD ke-127 di lereng Gunung Argopuro ini, tidak hanya membuka akses jalan, tetapi juga makin mempererat hubungan antara TNI dan masyarakat dalam membangun desa," tambah Letkol Inf Tri Wiratno. Ini memperkuat ikatan emosional dan kebersamaan antara TNI dan warga.
Dampak Positif TMMD untuk Pembangunan Desa
Program TMMD ke-127 di Situbondo ini menjadi contoh nyata bagaimana kolaborasi dapat membawa perubahan signifikan. Pembukaan akses jalan sepanjang dua kilometer ini adalah investasi penting. Ini akan mendukung sektor pertanian, khususnya perkebunan kopi rakyat, yang merupakan tulang punggung ekonomi lokal.
Peningkatan aksesibilitas ini diharapkan dapat memicu pertumbuhan ekonomi lokal secara berkelanjutan. Dengan distribusi hasil pertanian yang lebih lancar, nilai tambah produk dapat meningkat. Ini juga membuka peluang bagi pengembangan usaha mikro kecil dan menengah (UMKM) di sekitar perkebunan, menciptakan lapangan kerja baru.
Warga seperti Haji Hasan merasa sangat terbantu dengan adanya jalan baru ini. "Kami bersyukur dan mengucapkan terima kasih kepada TNI dan pemerintah daerah yang telah membuka akses baru menuju perkebunan," tuturnya. Perasaan syukur ini mencerminkan dampak positif langsung yang dirasakan oleh masyarakat.
Secara keseluruhan, TMMD ke-127 di Situbondo tidak hanya membangun infrastruktur fisik. Program ini juga berhasil membangun semangat kebersamaan dan optimisme di kalangan masyarakat. Ini adalah langkah maju dalam mewujudkan desa yang lebih sejahtera, mandiri, dan memiliki konektivitas yang lebih baik.
Sumber: AntaraNews