Tentara Nasional Indonesia (TNI) melalui program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke-127 tahun 2026, sukses membangun jalan usaha tani di Kabupaten Hulu Sungai Utara (HSU), Kalimantan Selatan. Pembangunan ini secara signifikan mempermudah mobilitas para petani setempat dalam mengakses lahan pertanian mereka.
Bupati HSU, Sahrujani, menyampaikan apresiasi mendalam kepada Kodim 1001/HSU-BLG dan Korem 101/Antasari atas upaya pembangunan fisik ini. Infrastruktur yang memadai diharapkan dapat mempercepat kemajuan desa serta meningkatkan taraf hidup masyarakat.
Sebelumnya, warga Desa Hambuku Hulu, Kecamatan Sungai Pandan, menghadapi kesulitan akses menuju lahan pertanian karena kondisi jalan yang buruk. Kini, berkat TMMD, perintisan dan pengerasan jalan, pembuatan jembatan, serta perapian siring telah mengubah kondisi tersebut.
Advertisement
Advertisement
Dampak Positif Jalan Usaha Tani bagi Petani HSU
Keberadaan jalan usaha tani yang baru dibangun ini membawa dampak positif langsung bagi aktivitas pertanian di HSU. Petani kini dapat mengangkut hasil panen dan sarana produksi pertanian dengan lebih cepat dan efisien. Hal ini mengurangi biaya operasional serta waktu tempuh.
Aksesibilitas yang meningkat juga mendorong peningkatan produktivitas pertanian di Desa Hambuku Hulu. Dengan jalan yang lebih baik, distribusi hasil pertanian ke pasar menjadi lebih lancar, sehingga berpotensi meningkatkan pendapatan petani. Kondisi ini secara langsung berkontribusi pada peningkatan kesejahteraan masyarakat.
Selain itu, pembangunan jalan usaha tani HSU turut menjaga ketahanan badan jalan agar tidak mudah tergenang air berkat saluran drainase yang terintegrasi. Sistem drainase ini memperpanjang usia pemanfaatan jalan, memastikan infrastruktur dapat digunakan dalam jangka waktu yang lama. Ini merupakan investasi jangka panjang untuk sektor pertanian lokal.
Advertisement
Advertisement
Peran Strategis TNI dalam Pembangunan Infrastruktur Desa
Program TMMD ke-127 menunjukkan komitmen TNI dalam mendukung pembangunan di daerah terpencil dan perdesaan. Melalui sinergi antara TNI dan pemerintah daerah, proyek-proyek infrastruktur vital dapat terwujud. Inisiatif ini membuktikan peran aktif TNI tidak hanya dalam pertahanan, tetapi juga pembangunan nasional.
Pembangunan fisik yang dilakukan meliputi perintisan jalan baru, pengerasan jalan yang ada, serta konstruksi jembatan yang menghubungkan area-area penting. Selain itu, perapian siring di kiri dan kanan jalan turut memperkuat struktur jalan dan mencegah erosi. Seluruh upaya ini dirancang untuk menciptakan infrastruktur yang kokoh dan berkelanjutan.
Kolaborasi antara Kodim 1001/HSU-BLG, Korem 101/Antasari, dan pemerintah daerah Kabupaten Hulu Sungai Utara menjadi kunci keberhasilan program ini. Kemitraan semacam ini sangat penting untuk mengatasi tantangan pembangunan infrastruktur di wilayah pedesaan. Hasilnya adalah konektivitas yang lebih baik dan mobilitas warga yang lebih mudah.
Advertisement
Advertisement
Mendukung Ketahanan Pangan Nasional melalui Infrastruktur Pertanian
Jalan usaha tani yang memadai merupakan elemen krusial dalam mendukung program ketahanan dan swasembada pangan yang menjadi prioritas pemerintah. Dengan akses yang lancar, distribusi pupuk, bibit, dan alat pertanian menjadi lebih mudah. Ini secara langsung mendukung upaya peningkatan produksi pangan di tingkat lokal.
Bupati Sahrujani menyatakan optimisme bahwa pembangunan infrastruktur ini akan mempercepat kemajuan desa serta meningkatkan kesejahteraan masyarakat di wilayah HSU. Infrastruktur pertanian yang kuat adalah fondasi penting untuk mencapai stabilitas pangan. Hal ini juga membantu petani mengoptimalkan potensi lahan mereka.
Peningkatan konektivitas dan mobilitas warga, khususnya petani, akan mendorong pertumbuhan ekonomi lokal. Ketika hasil pertanian mudah diangkut dan dipasarkan, nilai tambah produk pertanian juga akan meningkat. Ini menciptakan efek domino positif bagi seluruh ekosistem ekonomi di Hulu Sungai Utara.
Advertisement
Sumber: AntaraNews