Timnas Esports Naraka Bladepoint Indonesia Amankan Tiket Asian Games 2026 Aichi-Nagoya
Timnas Esports Indonesia untuk nomor Naraka: Bladepoint berhasil mengamankan tempat di Asian Games 2026 Aichi-Nagoya, Jepang, setelah lolos kualifikasi di Singapura, membuat penasaran akan performa mereka selanjutnya.
Tim nasional esports Indonesia untuk nomor Naraka: Bladepoint sukses mengunci satu tempat di babak utama Asian Games 2026 Aichi-Nagoya, Jepang. Keberhasilan ini diraih setelah tim menuntaskan fase grup kualifikasi yang berlangsung di Singapura pada Kamis (05/6) lalu. Pencapaian ini menandai langkah awal yang positif bagi kontingen esports Indonesia menuju ajang olahraga terbesar di Asia tersebut.
Pelatih Kepala timnas esports Indonesia, Richard Permana, mengungkapkan bahwa lolosnya tim adalah hasil dari pemenuhan target awal yang telah ditetapkan. Tim berhasil memenangkan pertandingan krusial, khususnya di hari pertama kualifikasi. Kemenangan ini menjadi fondasi penting bagi perjalanan tim selanjutnya di kualifikasi.
Dalam fase grup, tim Indonesia mencatatkan tiga kemenangan dari empat pertandingan, menempatkan mereka di posisi kedua grup. Hasil ini memungkinkan mereka melaju langsung ke babak utama tanpa harus melalui fase last chance qualifier yang dijadwalkan kemudian. Performa konsisten menjadi kunci utama keberhasilan ini.
Perjalanan Kualifikasi Gemilang Timnas Naraka Bladepoint
Timnas esports Indonesia untuk Naraka: Bladepoint menunjukkan performa impresif selama fase grup kualifikasi di Singapura. Mereka berhasil meraih tiga kemenangan penting dari total empat pertandingan yang dilakoni. Kemenangan tersebut termasuk skor 2-0 atas Kazakhstan, serta dua kemenangan 2-0 atas Hong Kong, China, dan Sri Lanka.
Meskipun sempat menelan kekalahan 0-2 dari Chinese Taipei, tim mampu bangkit dan mengamankan posisi kedua di grup. Pelatih Kepala Richard Permana menjelaskan bahwa target utama adalah memenangi salah satu dari dua laga krusial di hari pertama, yaitu melawan Hong Kong atau Taiwan.
"Target kami adalah memenangi salah satu dari dua laga krusial di hari pertama, melawan Hong Kong atau Taiwan. Itu menjadi kunci. Setelah sempat kalah dari Taiwan, tim melakukan evaluasi dan berhasil bangkit dengan kemenangan atas Hong Kong. Dengan begitu, target kami di hari pertama sudah tercapai,” kata Richard.
Posisi kedua di grup ini memastikan Timnas Esports Naraka Bladepoint langsung melaju ke babak utama Asian Games 2026. Mereka tidak perlu lagi berjuang di fase last chance qualifier yang dijadwalkan pada hari berikutnya, memberikan waktu lebih untuk persiapan.
Adaptasi Latihan Daring di Tengah Keterbatasan
Keberhasilan tim ini juga menyoroti kemampuan adaptasi luar biasa di tengah keterbatasan persiapan yang ada. Richard Permana mengungkapkan bahwa latihan tim dilakukan secara daring, terutama karena salah satu pemain berkompetisi di skena esports China.
Kondisi ini mengharuskan para pemain berlatih dengan tantangan jaringan yang tidak ideal, mengingat pemain internasional berada di Shanghai dengan kondisi ping sekitar 60. Meskipun demikian, mereka tetap mampu menjaga performa dan menjalankan strategi yang telah disusun.
"Latihan kami dilakukan dalam beberapa hari secara online karena pemain internasional berada di Shanghai dengan kondisi ping sekitar 60. Namun mereka tetap bisa menjaga performa dan menjalankan strategi dengan baik," ujar Richard.
Fleksibilitas dan dedikasi para pemain menjadi faktor kunci dalam mengatasi hambatan geografis dan teknis ini. Ini menunjukkan profesionalisme tim dalam menghadapi situasi yang tidak biasa.
Fokus Peningkatan Kekompakan Menuju Aichi-Nagoya
Meskipun telah mengamankan tiket, Richard Permana menegaskan bahwa tim masih memiliki pekerjaan rumah besar yang harus diselesaikan. Peningkatan kekompakan dan sinkronisasi, terutama pada mode trio, menjadi prioritas utama.
Tantangan ke depan juga semakin berat, mengingat salah satu pemain dalam tim akan kembali menjalani kompetisi profesional di China. Situasi ini secara otomatis akan membatasi waktu latihan bersama yang efektif.
"Kami akan memaksimalkan setiap kesempatan latihan yang ada untuk meningkatkan chemistry dan aspek teknis. Harapannya, saat tampil di Aichi-Nagoya nanti, Timnas Esports Naraka Bladepoint bisa lebih siap dan bersaing di level tertinggi," kata Richard.
Timnas esports Indonesia untuk nomor Naraka: Bladepoint diperkuat oleh Moch. Afthon Fathany, Ararat Samuel Manullang, Natha Diva Arya, dan Darian Wicaksana.
Sumber: AntaraNews