Terungkap, Pemkab Bogor Pindahkan Kabel Udara ke Bawah Tanah: Kota Lebih Rapi dan Aman, Begini Dampaknya!
Pemkab Bogor mulai memindahkan jaringan kabel udara ke bawah tanah di sejumlah titik strategis. Upaya penataan kabel bawah tanah Bogor ini bertujuan mewujudkan kota yang lebih rapi, indah, dan aman.
Pemerintah Kabupaten Bogor, melalui Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPUPR), telah memulai inisiatif besar untuk mempercantik dan mengamankan wilayahnya. Program ini melibatkan pemindahan jaringan kabel udara ke bawah tanah di berbagai titik strategis, termasuk di Kecamatan Ciawi yang dimulai pada Kamis (4/9).
Langkah progresif ini diambil dengan tujuan utama mewujudkan Kabupaten Bogor sebagai kota yang lebih tertata, indah, dan aman bagi seluruh warganya. Penataan infrastruktur ini diharapkan dapat memberikan dampak positif yang signifikan terhadap kualitas hidup masyarakat serta estetika kota secara keseluruhan.
Sekretaris DPUPR Kabupaten Bogor, Gantara Lenggana, menjelaskan bahwa proyek ini tidak hanya berfokus pada perbaikan wajah kota, tetapi juga pada peningkatan keselamatan publik. Inisiatif ini merupakan bagian dari visi jangka panjang untuk menjadikan Kabupaten Bogor sebagai kota global yang modern dan berdaya saing.
Mewujudkan Estetika dan Keselamatan Kota
Penataan kabel udara ke bawah tanah merupakan langkah strategis yang diambil Pemkab Bogor untuk mengatasi masalah kesemrawutan visual dan potensi bahaya yang ditimbulkan oleh jaringan kabel di atas. Gantara Lenggana menegaskan bahwa, “Harapannya, penertiban kabel udara dapat mendukung terwujudnya Kabupaten Bogor sebagai kota global, meningkatkan kualitas infrastruktur jalan, dan menyediakan layanan telekomunikasi yang lebih andal melalui kolaborasi dengan operator utilitas.”
Proyek pemindahan kabel bawah tanah Bogor ini mencerminkan komitmen pemerintah daerah dalam menyediakan infrastruktur yang tidak hanya fungsional tetapi juga estetis. Dengan memindahkan kabel-kabel tersebut, risiko kecelakaan akibat kabel menjuntai atau putus dapat diminimalisir secara signifikan, sekaligus menciptakan pemandangan kota yang lebih bersih dan teratur.
Manfaat dari penataan ini tidak hanya dirasakan dari sisi visual, tetapi juga dari aspek keamanan dan keandalan layanan. Jaringan telekomunikasi yang tertanam di bawah tanah cenderung lebih terlindungi dari gangguan cuaca ekstrem atau kerusakan fisik, sehingga menjamin kualitas layanan yang lebih stabil bagi masyarakat.
Progres dan Prioritas Penataan Jaringan
Hingga saat ini, DPUPR Kabupaten Bogor telah berhasil memutus jaringan kabel udara di beberapa lokasi penting. Area-area tersebut meliputi Jalan Kandang Roda–Sentul (Jalan Soekarno Hatta), Jalan Kandang Roda–Pakansari (Jalan Jenderal Soedirman), Simpang Daralon, dan Simpang PDAM.
Selain lokasi yang sudah rampung, beberapa ruas jalan lain juga sedang dalam progres penurunan kabel. Ini termasuk Jalan Mayor Oking, Jalan Edi Yoso, Jalan Tegar Beriman, dan Jalan Cijayanti–Bojong Koneng. Upaya ini menunjukkan keseriusan pemerintah dalam mempercepat realisasi program penataan kabel udara.
Namun, untuk ruas Jalan Raya Bogor dari Fly Over Cibinong hingga Pomad perbatasan Kota Bogor, proses penataan masih menunggu perizinan. Seluruh inisiatif penataan kabel bawah tanah Bogor ini mengacu pada Surat Edaran Nomor 600.1/439/Adbang tentang Penataan dan Penertiban Jaringan Utilitas, yang menekankan pentingnya perapihan kabel karena berdampak pada estetika, ketertiban, hingga keselamatan masyarakat.
Lokasi prioritas penataan tahap awal meliputi ruas jalan nasional, provinsi, dan kabupaten. Beberapa di antaranya adalah Jalan Raya Bogor dari Ciledug hingga batas Kota Bogor, Jalan Sukahati–Kedunghalang, Jalan Bojong Koneng–Tapos, Jalan Karang Asem Barat–Sentul, serta Jalan Citeureup–Babakan Madang.
Dukungan Penuh dari Berbagai Pihak
Langkah Pemkab Bogor dalam memindahkan kabel udara ini mendapatkan dukungan penuh dari berbagai pihak, termasuk dari jajaran pemerintah daerah itu sendiri. Kepala UPT Infrastruktur Jalan dan Jembatan (IJJ) Kelas A Wilayah II Ciawi, Heru Haerudin, menyatakan komitmennya terhadap keberhasilan program ini. “Penataan kabel udara ini bukan hanya soal estetika kota, tetapi juga soal keselamatan dan kerapihan infrastruktur. Dengan kabel yang lebih tertata, masyarakat dapat merasakan manfaat langsung mulai dari kenyamanan lalu lintas, keamanan pengguna jalan, hingga keindahan lingkungan,” ujarnya.
Antusiasme positif juga datang dari masyarakat. Ade, seorang warga Ciawi, mengungkapkan apresiasinya terhadap inisiatif ini. Menurut Ade, pemindahan kabel udara membuat lingkungan terlihat lebih tertib dan rapi. “Ya bagus lah, jadi nggak kelihatan semrawutnya gitu. Jadi kalau gini kayaknya tertata rapi,” katanya, menyoroti perubahan visual yang signifikan.
Dukungan dari berbagai elemen masyarakat dan pemerintah ini menjadi pendorong utama bagi kelanjutan dan keberhasilan program penataan kabel bawah tanah Bogor. Kolaborasi yang solid diharapkan dapat mempercepat terwujudnya Kabupaten Bogor sebagai kota yang modern, aman, dan berestetika tinggi sesuai dengan visi yang telah dicanangkan.
Sumber: AntaraNews