Pemkot Bandung Tuntaskan Penurunan Kabel Udara 14 Ton di Jalan Buahbatu
Pemerintah Kota Bandung berhasil menuntaskan proyek besar penurunan kabel udara seberat 14 ton di sepanjang Jalan Buahbatu, sebuah langkah signifikan untuk meningkatkan estetika kota dan keamanan warga.
Pemerintah Kota Bandung telah menuntaskan proses penurunan dan pembersihan sebanyak 14 ton kabel udara di sepanjang Jalan Buahbatu. Langkah ini merupakan bagian dari upaya berkelanjutan Pemkot Bandung untuk meningkatkan estetika kota serta menjamin keamanan dan kenyamanan warganya. Proyek masif ini melibatkan koordinasi erat dengan berbagai pihak terkait, termasuk operator telekomunikasi.
Sekretaris Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Kota Bandung, Mahyudin, mengungkapkan bahwa penataan kabel di Jalan Buahbatu ini melalui tahapan yang panjang dan terencana. Prosesnya tidak dilakukan secara instan, melainkan memerlukan persiapan matang untuk memastikan kelancaran dan efektivitas. Keberhasilan proyek ini menandai komitmen Pemkot Bandung dalam mewujudkan lingkungan kota yang lebih tertata.
Pembersihan kabel udara ini diawali dengan normalisasi jalur ducting, penurunan kabel, pengaktifan jaringan bawah tanah, hingga pemotongan kabel udara dan tiang yang tidak terpakai. Saat ini, sisa kabel dan potongan tiang telah ditransitkan sementara untuk kemudian diangkut, memastikan area jalan bersih sepenuhnya dari tumpukan material. Proses pengangkutan dilakukan tanpa henti sejak malam hari untuk mempercepat penyelesaian.
Proses Panjang Penataan Infrastruktur Kabel
Normalisasi dan pembersihan jalur ducting menjadi langkah awal yang krusial dalam proyek penurunan kabel udara ini. Mahyudin menjelaskan bahwa tahapan ini memastikan infrastruktur bawah tanah siap menampung jaringan kabel yang sebelumnya berada di udara. Setelah jalur ducting siap, proses penurunan kabel udara dapat dilakukan dengan lebih efisien dan terstruktur.
Pengaktifan jaringan bawah tanah dilakukan secara bertahap untuk meminimalisir gangguan layanan telekomunikasi bagi masyarakat. Setelah jaringan di bawah tanah berfungsi optimal, barulah pemotongan kabel udara dan tiang yang tidak lagi digunakan dilaksanakan. Pendekatan bertahap ini menunjukkan perencanaan yang matang dari Pemkot Bandung dan Asosiasi Penyelenggara Jaringan Telekomunikasi (Apjatel).
Proses pengangkutan sisa kabel dan potongan tiang yang mencapai belasan ton tersebut memerlukan pengerahan seluruh kendaraan dan peralatan yang tersedia. Hal ini dilakukan untuk memastikan tidak ada tumpukan kabel yang tersisa di area jalan, yang dapat mengganggu pemandangan dan aktivitas warga. Upaya percepatan ini menunjukkan keseriusan dalam menuntaskan proyek.
Dampak dan Skala Penurunan Kabel Udara
Penataan kabel di Jalan Buahbatu mencakup ruas jalan sepanjang sekitar 3,4 kilometer, baik di sisi kiri maupun kanan jalan. Ini merupakan area yang cukup luas dan padat, sehingga penurunannya memberikan dampak signifikan terhadap visual kota. Lingkungan sekitar Jalan Buahbatu kini terlihat lebih rapi dan bebas dari semrawutnya kabel.
Ketua Apjatel Jawa Barat, Yudiana Arifin, merinci bahwa jumlah tiang yang ditertibkan mencapai sekitar 700 hingga 800 tiang, bahkan mendekati 1.000 tiang. Sementara itu, kabel udara yang diturunkan sebanyak 30 jalur dengan total berat sekitar 14 ton. Skala proyek ini menunjukkan tantangan besar yang berhasil diatasi oleh Pemkot Bandung dan Apjatel.
- Jumlah tiang yang ditertibkan: sekitar 700-800 tiang, bahkan mendekati 1.000 tiang.
- Jumlah jalur kabel udara yang diturunkan: 30 jalur.
- Total berat kabel udara yang diturunkan: sekitar 14 ton.
- Panjang ruas jalan yang ditata: sekitar 3,4 kilometer (sisi kiri dan kanan).
Sebagian kabel saat ini berada di titik transit dengan berat sekitar 1,4 ton dan ditargetkan dapat diangkut seluruhnya dalam satu hari. Pengangkutan telah dimulai sejak pukul 20.30 WIB dan terus berlangsung tanpa henti. Kecepatan dalam pengangkutan ini penting untuk menjaga kebersihan dan ketertiban area publik.
Langkah Selanjutnya untuk Estetika Kota
Setelah penataan kabel di Jalan Buahbatu rampung, Pemkot Bandung bersama Apjatel akan melanjutkan program serupa ke ruas jalan lainnya. Jalan Mohammad Toha dan Jalan Kopo menjadi target berikutnya dalam upaya penataan infrastruktur kabel udara. Ini menunjukkan bahwa proyek di Jalan Buahbatu bukanlah yang terakhir, melainkan awal dari program yang lebih luas.
Program pembebasan kabel udara ini merupakan bagian dari visi Pemkot Bandung untuk menciptakan kota yang lebih modern dan tertata. Dengan memindahkan kabel-kabel ke bawah tanah, risiko kecelakaan akibat kabel menjuntai atau putus dapat diminimalisir, sekaligus memperindah pemandangan kota. Warga dapat menikmati lingkungan yang lebih aman dan nyaman.
Kerja sama antara pemerintah daerah dan operator telekomunikasi melalui Apjatel menjadi kunci keberhasilan program ini. Sinergi antara berbagai pihak sangat penting untuk mengatasi kompleksitas penataan infrastruktur kota. Komitmen bersama ini diharapkan dapat terus berlanjut untuk mewujudkan Kota Bandung yang lebih baik di masa depan.
Sumber: AntaraNews