Temuan Mengejutkan, Pertalite Tercampur Air Beredar di Lombok Timur, NTB
Kasus ini muncul ketika seorang warga dari Dusun Periang, Kecamatan Montong Gading, membeli tiga jeriken Pertalite total biaya Rp1,1 juta dari terduga pelaku.
Pertalite yang dicampur air kini beredar di Kabupaten Lombok Timur, Nusa Tenggara Barat (NTB). Terduga pelaku melakukan transaksi pada malam hari agar tidak menimbulkan kecurigaan dari korban.
"Saat ini Polres Lombok Timur tengah menindaklanjuti laporan masyarakat terkait adanya dugaan penipuan penjualan bahan bakar minyak jenis Pertalite yang dicampur air di Kecamatan Montong Gading," ungkap Kasat Reskrim Polres Lombok Timur, Iptu Arie Kusnandar, di Lombok Timur pada Kamis (7/5), seperti yang dilaporkan oleh Antara.
Kasus ini terungkap ketika seorang warga Dusun Periang, Kecamatan Montong Gading, membeli tiga jeriken Pertalite seharga Rp 1,1 juta dari terduga pelaku. Sebelum transaksi, pelaku terlebih dahulu mendatangi korban untuk menawarkan Pertalite.
"Setelah ada kata sepakat, malam hari pelaku membawa tiga jeriken BBM dengan kapasitas masing-masing 35 liter. Namun, ternyata BBM yang dibeli tersebut bercampur air," jelasnya.
Korban pun melaporkan kejadian ini kepada pihak kepolisian, dan laporan tersebut segera ditindaklanjuti.
"Kami menduga pelaku sering melakukan aksinya dengan menyasar kios-kios kecil saat situasi sepi, yaitu sekitar pukul 23.30 Wita hingga 00.00 Wita," tambahnya. Saat ini, polisi masih melakukan pendalaman dan penyelidikan untuk mengungkap identitas pelaku.
"Kami mengimbau masyarakat, khususnya para pengecer, agar lebih berhati-hati saat membeli BBM dari orang yang menawarkan, untuk menghindari kejadian serupa," tutupnya.