Tahukah Anda, Aksi Massa Berujung Anarki? Kerusuhan Kediri: Mapolres dan DPRD Dirusak
Ratusan massa melakukan aksi brutal di Kediri, merusak fasilitas Mapolres dan membakar gedung DPRD. Apa pemicu kerusuhan yang mengguncang kota ini?
Ratusan massa dari berbagai elemen masyarakat melancarkan aksi anarkis di Kota Kediri, Jawa Timur, pada Sabtu sore, 30 Agustus 2024. Aksi ini dimulai di depan Markas Kepolisian Resor (Mapolres) Kediri Kota, sebelum kemudian merangsek ke gedung Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Kediri.
Dalam insiden tersebut, sejumlah fasilitas publik mengalami kerusakan parah, termasuk pecahnya kaca gedung Mapolres, pembakaran kendaraan dinas, dan hancurnya barang elektronik. Puncak kericuhan terjadi saat gedung DPRD Kota Kediri dibakar massa, menyebabkan sebagian bangunannya runtuh.
Aksi massa ini merupakan buntut dari insiden meninggalnya Affan Kurniawan (20), seorang pengendara ojek daring, setelah ditabrak kendaraan Rantis Brimob Polri. Peristiwa tragis tersebut terjadi di kawasan Pejompongan, Tanah Abang, Jakarta Pusat, pada Kamis malam, 28 Agustus 2024.
Kronologi Aksi Anarkis di Mapolres Kediri
Massa yang berpartisipasi dalam aksi kerusuhan Kediri ini awalnya berkumpul di area Taman Sekartaji, Kota Kediri, yang lokasinya tidak jauh dari Mapolres Kediri Kota. Mereka kemudian bergerak menuju Mapolres untuk menyampaikan aspirasi dan protes.
Situasi awalnya berlangsung kondusif, namun menjelang petang sekitar pukul 17.00 WIB, ketegangan meningkat dan kericuhan pecah. Tepatnya di selatan gedung Mapolres Kediri, massa mulai melempari bangunan dengan berbagai benda, mengakibatkan beberapa kaca pecah.
Tidak hanya itu, sejumlah kendaraan dinas yang terparkir di area Mapolres juga menjadi sasaran amuk massa; beberapa di antaranya dirusak parah bahkan dibakar. Fasilitas internal seperti komputer dan barang elektronik lainnya turut menjadi korban, diangkut dan dilemparkan ke jalan raya.
Aparat gabungan dari kepolisian dan TNI segera berupaya memukul mundur massa menggunakan mobil water cannon dan gas air mata. Petugas pemadam kebakaran juga dikerahkan untuk memadamkan api yang berkobar, hingga akhirnya massa berhasil dipukul mundur dari area Mapolres.
DPRD Kediri Ikut Jadi Sasaran Amuk Massa
Setelah berhasil dipukul mundur dari Mapolres, massa tidak bubar begitu saja, melainkan melanjutkan aksi mereka ke gedung DPRD Kota Kediri. Lokasi gedung DPRD yang tidak terlalu jauh dari Mapolres membuat massa dengan mudah mengalihkan sasaran amuk mereka.
Di gedung DPRD, massa kembali bertindak brutal dan nekat membakar bangunan tersebut. Api dengan cepat melalap bagian gedung, dan hingga pukul 18.40 WIB, bagian lantai atas gedung DPRD terlihat mulai runtuh akibat kobaran api yang tak terkendali.
Bagian depan gedung DPRD Kota Kediri dilaporkan sudah habis terbakar, menunjukkan tingkat kerusakan yang sangat parah. Petugas pemadam kebakaran segera tiba di lokasi untuk berjuang memadamkan api yang melalap gedung perwakilan rakyat tersebut.
Meskipun upaya pemadaman terus dilakukan, massa masih bertahan di sekitar gedung DPRD Kota Kediri, menambah kompleksitas situasi. Untuk mengantisipasi hal-hal yang tidak diinginkan dan menjaga keamanan, polisi melakukan pengalihan arus lalu lintas di sekitar lokasi kejadian.
Sumber: AntaraNews