Puan Minta Pemerintah Gerak Cepat Atasi Dampak Banjir Bali
Puan juga meminta distribusi bantuan darurat berupa makanan, air bersih, obat-obatan, pakaian, serta kebutuhan bayi, anak, dan lansia dipercepat.
Ketua DPR RI Puan Maharani menyampaikan duka mendalam atas jatuhnya korban jiwa dan kerugian akibat banjir besar yang melanda Bali. Ia menegaskan Pemerintah pusat maupun daerah segera memenuhi kebutuhan dasar warga serta mempercepat pemulihan.
"Banjir di Bali menelan korban jiwa, merusak rumah warga, melumpuhkan aktivitas perdagangan, bahkan pariwisata yang menjadi nadi ekonomi. Ini bukan sekadar bencana alam, melainkan ujian kapasitas negara dalam melindungi rakyat," kata Puan, Kamis (11/9/2025).
"Pemerintah harus bergerak cepat memastikan kebutuhan dasar masyarakat terpenuhi sejak hari pertama," imbuhnya.
BNPB mencatat 14 orang tewas dan dua masih dalam pencarian, sementara BPBD melaporkan 120 titik banjir di tujuh kabupaten/kota dengan 562 warga mengungsi.
Puan juga meminta distribusi bantuan darurat berupa makanan, air bersih, obat-obatan, pakaian, serta kebutuhan bayi, anak, dan lansia dipercepat. Ia pun menekankan pentingnya penyediaan pengungsian yang layak, layanan kesehatan darurat, akses pendidikan sementara, serta pemulihan infrastruktur vital.
"Pendataan akurat dan transparan atas korban jiwa, kerugian material, dan jumlah pengungsi untuk memastikan bantuan tepat sasaran, pemulihan infrastruktur vital seperti jalan utama, jembatan, drainase, dan pasar rakyat yang lumpuh akibat banjir," tutur Puan.
Selain penanganan cepat, Puan menekankan perlunya mitigasi jangka panjang seperti audit tata ruang, penataan daerah aliran sungai (DAS), reboisasi, dan pembangunan sistem drainase perkotaan.
"Jangan sampai warga hanya menunggu bantuan yang tak kunjung datang. Pemerintah daerah dan pusat harus hadir nyata di lapangan dengan langkah konkret," ungkapnya.
Puan juga mengingatkan dampak banjir Bali menyangkut citra dan wajah pariwisata Indonesia di mata dunia. Sehingga pemulihan Bali harus dilakukan dengan pendekatan menyeluruh.
"Jangan hanya memperbaiki infrastruktur yang rusak, tetapi juga memastikan masyarakat kecil, para pedagang pasar, petani, hingga pelaku UMKM mendapatkan dukungan finansial agar tidak semakin terpuruk," jelasnya.
"Bencana ini adalah pengingat bahwa negara harus hadir secara nyata. Bali harus segera pulih, dan DPR RI akan mengawal agar proses pemulihan berjalan transparan, cepat, dan berpihak pada masyarakat," pungkas Puan.