Puan Ingatkan Pejabat Jaga Lisan Bicara Bencana Sumatra
Hal tersebut disampaikan Puan menyikapi pernyataan Kepala BNPB Letjen TNI Suharyanto yang menyebut bencana di Sumatra terlihat mencekam di media sosial.
Ketua DPR Puan Maharani meminta pemerintah untuk bijaksana san empati dalam menanggapi atau menyikapi bencana Sumatra.
Hal tersebut disampaikan Puan menyikapi pernyataan Kepala BNPB Letjen TNI Suharyanto yang menyebut bencana di Sumatra terlihat mencekam di media sosial.
"Ya pada saat ini lebih baik kita bisa berempati lebih baik daripada kemudian jangan memberikan komentar yang tidak seharusnya diberikan," kata Puan di kompleks Parlemen Senayan, Jakarta, Rabu (3/11).
Pesan Puan
Puan menyebut situasi bencana saja sudah sudah menyulitkan, sehingga tidak seharusnya ditambah dengan komentar yang tidak mengenakkan dari pejabat.
"Karena memang situasinya musibah di mana-mana, kemudian bencana memang terjadi. Jadi sekecil apapun yang terjadi tentu saja ada korban yang memang mengalami hal yang tidak mengenakan," kata dia.
Permintaan Maaf Kepala BNPB
Sebelumnya, Kepala Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB), Suharyanto meminta maaf kepada Bupati Tapanuli Selatan, Sumatra Utara, Gus Irawan. Permintaan maaf ini disampaikan setelah sebelumnya dia menilai banjir di Tapanuli Selatan tidak terlalu mengkhawatirkan.
"Pak, saya surprise, saya tidak mengira sebesar ini. Saya mohon maaf, Pak Bupati. Bukan berarti kami tak peduli," kata Suharyanto saat mengunjungi Desa Aek Garoga, Batang Toru, Senin (1/12).
Suharyanto mengatakan, kunjungannya ke Tapanuli Selatan hingga Tapanuli Utara sebagai bentuk kepedulian. Dia juga memastikan pemerintah ingin membantu masyarakat.
"Kami tentu saja hadir di Tapanuli ini untuk membantu seluruh masyarakat," ucap Suharyanto.