Provinsi Ini Disebut PPATK Jadi Wilayah Pemain Judi Online Terbanyak
Jawa Barat menjadi provinsi dengan jumlah pemain judi online terbesar di Indonesia.
Direktur Analisis dan Pemeriksanaan II Pusat Pelaporan dan Analisis Transaksi Keuangan (PPATK), Shalehuddin Akbar mencatat, trend total deposit judi online dari tahun 2023 hingga 2025 mengalami penurunan.
Pada 2023 jumlah deposit judi online Rp 34 triliun, kemudian pada 2025 menjadi Rp 17 triliun.
Dari jumlah itu, Jawa Barat menjadi provinsi dengan jumlah pemain judi online terbesar di Indonesia. Total deposit sekitar Rp 5 triliun dan beberapa pemain di antaranya adalah penerima bantuan sosial (bansos).
"Kami menemukan ada pemain judol yang merupakan penerima bansos. Kami sudah berikan data ini pada Kemensos. Ada lebih dari 199 ribu pemain judol, dengan deposit hampir 300 miliar. Kami berharap program pemerintah memberikan uang itu tepat sasaran, dapat membelikan kebutuhan pokok, bukan untuk bermain judol," kata Akbar dikutip keterangan resmi, Kamis (4/12).
Data PPATK menunjukkan terdapat lebih dari 2,6 Juta pemain judol sepanjang tahun 2025 di Jawa Barat. Sedangkan, Kabupaten Bogor, Kabupaten Bandung, dan Kabupaten Karawang merupakan Kab/Kota dengan jumlah pemain tertinggi pada Provinsi Jawa Barat.
Respons Kemenkopolkam
Merespons hal itu, Asisten Deputi Koordinasi Perlindungan Data dan Transaksi Elektonik Kemenko Polkam, Syaiful Garyadi mengatakan, pihaknya berharap Pemprov Jawa Barat dapat merespons catatan PPATK.
"Pemprov Jabar dibantu Kemenko Polkam dan K/L terkait akan membentuk Tim Zero Judol. Tahun 2026 kami akan buat percontohan nasional, kami tunjuk Jawa Barat. Karena Jabar berdasarkan data PPATK menjadi provinsi nomor 1 dengan jumlah pemain judi online terbesar di Indonesia," tutur Syaiful.
"Dengan adanya Tim ini, kami berharap jumlah pemain judi online di Jabar bisa menjadi nol," jelas dia.