Polri Berangkatkan 219 Personel dan Bantuan Logistik untuk Mitigasi Bencana Alam di Sumatra Utara
Bantuan logistik juga dikirim menggunakan dua pesawat dari Bandara Pondok Cabe dengan total muatan sekitar 3,8 ton pada masing-masing pesawat.
Mabes Polri kembali mengirimkan pasukan serta bantuan logistik untuk mendukung penanganan bencana alam di Sumatra Utara. Sebanyak 219 personel diberangkatkan pada Senin (1/12) sore, melalui Bandara Soekarno–Hatta dalam rangka memperkuat upaya mitigasi dan respons setelah bencana.
Karo Penmas Divisi Humas Polri, Brigjen Pol. Trunoyudo Wisnu Andiko mengatakan, pengiriman personel ini merupakan bentuk dukungan nyata Polri terhadap penanganan bencana saat ini masih berlangsung di wilayah Sumatra Utara.
"Hari ini ada pergeseran personel Polri terkait mitigasi bencana alam. Khusus untuk Sumatra Utara, diberangkatkan 219 orang. Personel ini langsung menuju ke Sumatra Utara,” ujar Trunoyudo di Bandara Soekarno–Hatta.
Menurut Trunoyudo, para personel yang dikirim terdiri dari berbagai satuan dengan kompetensi khusus, seperti Brimob, Sabhara, DVI, tenaga kesehatan, hingga layanan trauma healing dan unit K9.
"Polda Sumatera Utara nanti akan menerima personel-personel yang memiliki kompetensi dari Brimob, Sabhara, DVI, serta unsur lain yang dibutuhkan untuk memitigasi bencana. Harapannya, mereka dapat bermanfaat dalam pencarian korban, identifikasi oleh DVI, serta pemberian layanan kesehatan," jelas dia.
Kirim Bantuan Logistik
Selain kekuatan personel, bantuan logistik juga dikirim menggunakan dua pesawat dari Bandara Pondok Cabe dengan total muatan sekitar 3,8 ton pada masing-masing pesawat.
“Hari ini sudah diberangkatkan melalui Pondok Cabe, ada dua pesawat. Masing-masing membawa kurang lebih 3,8 ton muatan dengan personel sesuai manifest yang dibutuhkan,” tambah Trunoyudo.
Dia menegaskan bahwa pengiriman ini merupakan instruksi langsung dari Kapolri untuk mempercepat penanganan bencana, termasuk menggantikan personel yang sudah bertugas sejak awal kejadian.
“Personel yang sudah berada di lokasi membutuhkan tambahan tenaga dari Mabes Polri. Atas perintah Bapak Kapolri, kami mengirimkan personel baru untuk membantu sekaligus menggantikan, sehingga proses penanganan bencana dapat dipercepat,” ujar dia.
Trunoyudo juga menyampaikan bahwa beberapa polda lain turut mendukung operasi penanganan bencana, seperti Polda Jawa Timur, Jawa Barat, Metro Jaya, Jambi, Bengkulu, Riau, Kepri, dan Bangka Belitung. Selain Sumatra Utara, Polri juga menyiapkan penguatan untuk wilayah Sumatra Barat dan Aceh, yang turut terdampak bencana.
“Beberapa titik sudah ditentukan oleh Kapolda dalam operasi di Sumatra Utara, Aceh, maupun Sumatra Barat,” tutup dia.
Pengiriman pasukan dan logistik ini diharapkan dapat mempercepat proses pemulihan serta memastikan penanganan bencana berjalan lebih optimal di wilayah terdampak.