Polresta Gorontalo Kota Siagakan 30 Personel Amankan Malam Tahun Baru Imlek 2577 Kongzili
Polresta Gorontalo Kota mengerahkan 30 personel untuk memastikan Pengamanan Imlek Gorontalo 2577 Kongzili berjalan aman dan lancar, diawali sterilisasi lokasi ibadah.
Sebanyak 30 personel Kepolisian Resor Kota (Polresta) Gorontalo Kota dikerahkan untuk mengamankan perayaan malam Tahun Baru Imlek 2577 Kongzili. Pengamanan ini berpusat di Tempat Ibadah Tridharma (TITD) Tulus Harapan Kita Kota Gorontalo. Langkah ini diambil untuk menjamin seluruh rangkaian ibadah dapat berlangsung dengan aman dan tertib.
Kompol Ondang, Kabagops Polresta Gorontalo Kota, menyatakan bahwa prosedur pengamanan dimulai dengan sterilisasi ketat. Tim Penjinak Bom (Jibom) melakukan sterilisasi pada pukul 17.00 Wita. Hal ini dilakukan demi memastikan area ibadah steril sebelum jemaat mulai berdatangan dan melaksanakan ibadah.
Pengerahan personel ini merupakan bagian dari upaya Polresta Gorontalo Kota dalam menjaga kondusivitas selama perayaan Imlek. Fokus utama adalah menciptakan suasana yang nyaman bagi umat Tridharma. Seluruh personel telah disebar ke titik-titik strategis di sekitar lokasi ibadah.
Sterilisasi dan Penempatan Personel Pengamanan Imlek Gorontalo
Pengamanan malam Imlek di Gorontalo diawali dengan langkah sterilisasi yang cermat. Tim Jibom melakukan penyisiran area TITD Tulus Harapan Kita. Proses ini krusial untuk mengeliminasi potensi ancaman keamanan sebelum kegiatan ibadah dimulai.
Kompol Ondang menjelaskan, "Kegiatan pengamanan pada malam Imlek tersebut diawali dengan prosedur sterilisasi pada pukul 17.00 Wita. Langkah ini dilakukan oleh tim Penjinak Bom (Jibom) untuk memastikan area steril sebelum jemaat melaksanakan ibadah." Ini menunjukkan komitmen kepolisian terhadap keselamatan jemaat.
Personel yang terlibat dalam Pengamanan Imlek Gorontalo berasal dari berbagai fungsi di Polresta Gorontalo Kota. Mereka ditempatkan di lokasi-lokasi strategis sekitar tempat ibadah. Penempatan ini bertujuan untuk memantau situasi dan merespons cepat jika terjadi hal yang tidak diinginkan.
Kolaborasi Polsek dan Polresta dalam Pengamanan Imlek
Selain Polresta, pengamanan perayaan Imlek ini juga melibatkan jajaran Kepolisian Sektor (Polsek). Keterlibatan unsur kewilayahan ini sangat penting. Tujuannya adalah memaksimalkan penjagaan di pusat-pusat keramaian selama prosesi perayaan Imlek berlangsung.
Kompol Ondang menegaskan, "Untuk pelibatan dari personel, kami melibatkan dari polsek, yang mana Polsek Selatan sebagai wilayah daripada kegiatan ibadah malam hari ini, sehingga dengan perkuatan yang ada, Polsek dan Polres bisa memaksimalkan kegiatan ini bisa berjalan aman dan lancar." Sinergi ini memastikan cakupan pengamanan yang lebih luas.
Kerja sama antara Polresta dan Polsek menunjukkan pendekatan komprehensif. Mereka berupaya menciptakan lingkungan yang aman dan nyaman bagi seluruh masyarakat. Fokus utama adalah kelancaran ibadah dan perayaan Imlek.
Pengaturan Lalu Lintas dan Skema Rekayasa
Pihak kepolisian melaporkan bahwa situasi lalu lintas di sekitar TITD Tulus Harapan Kita masih normal. Belum ada pengalihan arus kendaraan yang diberlakukan. Arus dari arah utara maupun selatan terpantau lancar dan terkendali.
Kompol Ondang menyatakan, "Untuk sementara ini belum ada pengalihan arus, karena kami memang melihat urgensi nya, situasi di lapangan, karena kita lihat sendiri juga belum ada arus, penambahan arus, sehingga arus dari arah utara dan selatan masih normal, sehingga tidak perlu untuk pengalihan arus." Keputusan ini didasarkan pada kondisi aktual di lapangan.
Meskipun demikian, Polresta Gorontalo Kota telah menyiapkan skema rekayasa lalu lintas. Skema ini akan diterapkan jika terjadi penumpukan massa atau peningkatan aktivitas. "Manakala ada penambahan kegiatan pada malam hari ini dan penumpukan massa, kami akan lakukan satu jalur, penutupan arus untuk sementara," pungkas Kompol Ondang, menunjukkan kesiapan antisipasi.
Sumber: AntaraNews