Polisi Tertibkan Judi Panco Remaja di Mataram Saat Ramadhan, 14 Remaja Diamankan
Aparat Polsek Mataram menertibkan aksi judi panco remaja di wilayah Pagutan saat Ramadhan, mengamankan 14 remaja dan kendaraan, sebagai respons atas keresahan masyarakat.
Polsek Mataram menertibkan aksi judi panco remaja di Pagutan, Kota Mataram, Nusa Tenggara Barat. Penertiban ini dilakukan pada malam hari selama momentum Ramadhan 1447 Hijriah. Tindakan ini merupakan respons cepat terhadap laporan masyarakat yang resah.
Kepala Polsek Mataram AKP Mulyadi memimpin langsung giat patroli tersebut. Lokasi penertiban berada di Kelurahan Karang Buaya, Kecamatan Pagutan, yang dilaporkan kerap menjadi tempat berkumpulnya para remaja. Indikasi taruhan dalam adu panco memicu penertiban ini.
Dalam operasi tersebut, polisi berhasil mengamankan 14 remaja yang terlibat. Bersama para remaja, tujuh unit kendaraan roda dua juga turut diamankan. Mereka kemudian dibawa ke Mapolsek Mataram untuk proses pendataan dan pembinaan.
Respons Cepat Polisi Atas Keresahan Warga
AKP Mulyadi menjelaskan bahwa penertiban judi panco remaja ini merupakan tindak lanjut dari aduan masyarakat. Warga merasa resah dengan aktivitas sekelompok remaja tersebut yang diduga melakukan taruhan. Laporan yang masuk segera ditindaklanjuti dengan patroli gabungan.
Personel gabungan langsung bergerak ke lokasi yang kerap menjadi tempat kumpul remaja di Kelurahan Karang Buaya. Penertiban dilakukan untuk menjaga situasi kamtibmas tetap kondusif. Ini menunjukkan komitmen kepolisian dalam menanggapi keluhan publik.
Aktivitas judi panco yang melibatkan taruhan merupakan pelanggaran hukum. Polisi berkomitmen untuk memberantas segala bentuk perjudian, termasuk yang dilakukan oleh remaja. Upaya ini juga bertujuan untuk mencegah kenakalan remaja yang lebih lanjut.
Pembinaan dan Imbauan untuk Judi Panco Remaja
Setelah diamankan, 14 remaja beserta tujuh unit kendaraan roda dua dibawa ke Mapolsek Mataram. Proses pendataan dilakukan untuk identifikasi lebih lanjut. Ini merupakan prosedur standar dalam penanganan kasus kenakalan remaja.
Sebagai langkah pembinaan, pihak kepolisian memanggil orang tua dari masing-masing remaja yang terlibat. Di hadapan petugas dan orang tua, para remaja diberikan imbauan mengenai bahaya kenakalan remaja. Dampak negatif dari aktivitas perjudian juga ditekankan.
Setiap remaja diminta untuk membuat surat pernyataan resmi. Surat pernyataan ini berisi janji untuk tidak mengulangi perbuatan mereka. Setelah membuat pernyataan dan mendapatkan pembinaan, seluruh remaja dikembalikan kepada orang tua atau perwakilan keluarga.
Pentingnya Peran Orang Tua dan Patroli Berkelanjutan
AKP Mulyadi mengimbau masyarakat, khususnya para orang tua, untuk lebih aktif memantau pergaulan anak. Pengawasan terhadap anak, terutama saat berada di luar rumah pada malam hari, sangat krusial. Peran serta keluarga menjadi benteng utama dalam mencegah kenakalan remaja.
Pihak Polsek Mataram menegaskan akan terus menggiatkan patroli malam hari. Intensitas patroli akan ditingkatkan, khususnya selama momentum Ramadhan. Ini untuk memastikan wilayah hukum Polsek Mataram tetap aman dan kondusif.
Upaya respons cepat kepolisian ini bertujuan untuk menjaga ketertiban masyarakat. Situasi kondusif selama bulan puasa menjadi prioritas utama. Polisi bertekad menciptakan lingkungan yang aman bagi seluruh warga.
Sumber: AntaraNews