Polisi Temukan Tiga Bom Rakitan Aktif di SMAN 72 Kelapa Gading
Kejadian yang terjadi pada Jumat (7/11) tersebut telah menyebabkan puluhan orang mengalami luka-luka.
Kapolda Metro Jaya Irjen Asep Edi Suheri mengungkapkan pihak kepolisian menemukan tiga bom rakitan aktif di SMA Negeri 72 Kelapa Gading Barat, Jakarta Utara. Penemuan itu dilakukan saat penyelidikan lanjutan terkait kasus keamanan sekolah tersebut.
Diketahui, kejadian yang terjadi pada Jumat (7/11) tersebut telah menyebabkan puluhan orang mengalami luka-luka.
"Kam melakukan pengamanan dan sterilisasi lokasi kejadian oleh Sat Brimob termasuk penjinakan tiga bom rakitan aktif yang ditemukan di dua titik TKP," kata Asep kepada wartawan, Rabu (12/11).
Melakukan pemeriksaan
Selain itu, anggotanya juga turut melakukan pemeriksaan terhadap bahan peledak yang mereka temukan.
"Yang kedua, kami juga telah melakukan pemeriksaan terhadap bahan peledak yang digunakan bersama Puslabfor Polri untuk memastikan jenis dan daya ledaknya," ujarnya.
Selain itu, polisi juga melakukan pemeriksaan atau penggeledahan terhadap rumah terduga pelaku.
"Selanjutnya, dari jajaran Puslabfor Mabes Polri, Ditreskrimum Polda Metro Jaya, dan Satreskrim Polres Metro Jakarta Utara, telah melakukan penggeledahan di rumah anak yang berkonflik dengan hukum atau ABH," kata dia.
Ledakan di SMA 72 Jakarta
Sebuah ledakan terjadi di lingkungan SMA Negeri 72 Jakarta, Jln. Prihatin, Kelurahan Kelapa Gading Barat, Jakarta Utara pada, Jumat (7/11). Polisi turun tangan melakukan penyelidikan.
Hal itu dibenarkan Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Pol Budi Hermanto.
"Iya, benar ada ledakan," kata dia kepada wartawan.