Polda Kalbar Prioritaskan Kewaspadaan dan Humanisme dalam Operasi Liong Kapuas 2026
Polda Kalbar menegaskan pentingnya kewaspadaan dan pelayanan humanis selama Operasi Liong Kapuas 2026 untuk mengamankan perayaan Imlek dan Cap Go Meh di wilayah perbatasan, memastikan keamanan dan kenyamanan masyarakat.
Kepolisian Daerah Kalimantan Barat (Polda Kalbar) secara aktif mengutamakan kewaspadaan dan pelayanan humanis kepada masyarakat. Hal ini dilakukan selama pelaksanaan Operasi Liong Kapuas 2026 yang bertujuan mengamankan perayaan Imlek dan Cap Go Meh di wilayah perbatasan Kalimantan Barat.
Kombes Pol. I Made Ary Pradana, selaku Kepala Operasi Daerah (Kaopsda) Liong Kapuas 2026, menegaskan penekanan tersebut. Ia melakukan kunjungan kerja ke wilayah hukum Polres Bengkayang pada Sabtu, 21 Februari 2026, untuk memastikan kesiapan personel dan sarana pengamanan. Operasi ini sendiri dijadwalkan berlangsung selama 17 hari, mulai dari 16 Februari hingga 4 Maret 2026, dengan melibatkan 700 personel gabungan.
Tujuan utama dari operasi ini adalah memastikan seluruh rangkaian pengamanan berjalan lancar dan efektif. Selain itu, operasi ini juga bertujuan menjaga situasi keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) tetap kondusif di tengah peningkatan mobilitas warga selama perayaan berlangsung.
Penekanan pada Kewaspadaan dan Pelayanan Humanis
Direktur Pengamanan Objek Vital (Dir Pamobvit) Polda Kalimantan Barat, Kombes Pol. I Made Ary Pradana, mengingatkan seluruh personel agar tidak meremehkan potensi gangguan kamtibmas. Ia menekankan pentingnya untuk tetap siaga dan waspada terhadap segala kemungkinan yang dapat mengancam keamanan. “Jangan pernah melakukan under estimate terhadap situasi. Tetap siaga dan berikan pelayanan terbaik kepada masyarakat dengan sikap yang humanis,” ujarnya.
Jajaran kepolisian setempat diinstruksikan untuk melakukan pemetaan potensi kerawanan secara detail. Pemetaan ini mencakup kepadatan pengunjung di pusat perbelanjaan, tempat ibadah, serta lokasi wisata yang menjadi pusat keramaian. Langkah ini penting untuk mengidentifikasi area yang membutuhkan perhatian khusus.
Koordinasi dengan panitia perayaan Imlek dan Cap Go Meh juga diminta untuk terus diperkuat. Tujuannya agar seluruh kegiatan dapat berjalan aman, tertib, dan sesuai dengan rencana yang telah ditetapkan. Kolaborasi ini menjadi kunci keberhasilan pengamanan.
Setiap personel diharapkan memberikan pelayanan terbaik dan humanis kepada masyarakat selama Operasi Liong Kapuas 2026. Penekanan pada sikap humanis ini bertujuan agar kehadiran Polri benar-benar dirasakan manfaatnya oleh masyarakat.
Sinergi Lintas Sektor dan Kesiapan Teknis
Sinergitas lintas sektor ditekankan sebagai elemen krusial dalam Operasi Liong Kapuas 2026. Kerja sama yang erat dibangun dengan TNI, pemerintah daerah, tenaga kesehatan, dan pemangku kepentingan lainnya. Kolaborasi ini memastikan penanganan komprehensif terhadap berbagai aspek keamanan dan pelayanan.
Rekayasa lalu lintas disiapkan secara situasional untuk mengantisipasi kemacetan dan meminimalkan risiko kecelakaan lalu lintas. Upaya ini penting seiring meningkatnya mobilitas masyarakat selama perayaan Imlek dan Cap Go Meh. Pengaturan lalu lintas yang adaptif diharapkan dapat menjaga kelancaran arus kendaraan.
Patroli dialogis dan sosialisasi kamtibmas terus digencarkan di berbagai titik. Pemasangan banner atau imbauan keselamatan di lokasi keramaian dan tempat wisata juga dilakukan. Langkah-langkah ini bertujuan memberikan rasa aman dan nyaman bagi masyarakat.
Kombes Pol. I Made Ary Pradana menegaskan bahwa kehadiran Polri harus benar-benar dirasakan manfaatnya oleh masyarakat. Hal ini diwujudkan melalui pelayanan yang cepat, tepat, dan humanis. Pelayanan prima menjadi tolok ukur keberhasilan operasi.
Akuntabilitas dan Pengawasan Operasi
Kesiapan administrasi operasi turut menjadi perhatian utama dalam pelaksanaan Operasi Liong Kapuas 2026. Aspek ini sangat penting, khususnya dalam menghadapi pengawasan operasi (wasops) yang akan dilakukan. Setiap detail administratif harus dipenuhi dengan cermat.
Dir Pamobvit menekankan pentingnya kelengkapan data dan laporan sebagai bagian dari akuntabilitas pelaksanaan operasi kepolisian. Laporan harian dari setiap satuan tugas diminta untuk dimonitor secara langsung oleh Kaopsda.
Kunjungan kerja yang dilakukan Dir Pamobvit Polda Kalbar di Bengkayang merupakan bagian integral dari pengendalian dan pengawasan operasi. Kunjungan ini memastikan seluruh rangkaian pengamanan berjalan sesuai standar operasional prosedur yang telah ditetapkan.
Pengawasan ketat ini bertujuan untuk menjamin bahwa setiap tahapan operasi dilaksanakan sesuai rencana. Dengan demikian, tujuan pengamanan perayaan Imlek dan Cap Go Meh dapat tercapai secara optimal.
Sumber: AntaraNews