TNI-Polri Siagakan Ratusan Personel untuk Pengamanan Festival Cap Go Meh Singkawang 2026

Sebanyak 935 personel gabungan TNI-Polri siap mengamankan Festival Cap Go Meh Singkawang 2026. Operasi Liong Kapuas 2026 memastikan perayaan berjalan aman dan kondusif, menjaga Singkawang sebagai barometer toleransi.

Redaksi Merdeka
Oleh Redaksi Merdeka - Reporter
TNI-Polri Siagakan Ratusan Personel untuk Pengamanan Festival Cap Go Meh Singkawang 2026
Sebanyak 935 personel gabungan TNI-Polri siap mengamankan Festival Cap Go Meh Singkawang 2026. Operasi Liong Kapuas 2026 memastikan perayaan berjalan aman dan kondusif, menjaga Singkawang sebagai barometer toleransi. (AntaraNews)

Aparat gabungan TNI dan Polri telah menyatakan kesiapan penuh untuk mengamankan pelaksanaan Festival Cap Go Meh 2026 di Kota Singkawang. Sebanyak 935 personel gabungan akan diterjunkan guna memastikan seluruh rangkaian kegiatan berjalan aman serta kondusif. Kesiapan ini merupakan bagian dari Operasi Liong Kapuas 2026 yang telah dimulai.

Pengamanan Festival Cap Go Meh Singkawang ini secara khusus akan berlangsung mulai 16 Februari hingga 4 Maret 2026. Puncak perayaan Cap Go Meh sendiri dijadwalkan pada 3 Maret 2026. Seluruh personel akan ditempatkan di berbagai titik strategis di Kota Singkawang.

Wakil Kepala Polres Singkawang Kompol Riko Syafutra menegaskan komitmen tersebut dalam konferensi pers terkait pengamanan. Komitmen ini bertujuan untuk menjaga ketertiban umum dan kelancaran acara. Ini adalah upaya bersama untuk menyukseskan festival tahunan tersebut.

Strategi Pengamanan Berlapis untuk Festival Cap Go Meh

Pengamanan Festival Cap Go Meh Singkawang akan menerapkan strategi berlapis yang terstruktur. Pada hari puncak perayaan, area pengamanan dibagi menjadi tiga ring utama. Ring 1 difokuskan pada pengamanan area utama serta tamu VIP dan VVIP.

Selain itu, Ring 1 juga mencakup pengamanan panggung utama tempat berbagai atraksi akan ditampilkan. Sementara itu, Ring 2 akan mengamankan area penonton yang diperkirakan akan dipadati pengunjung. Ini untuk memastikan kenyamanan dan keamanan bagi seluruh masyarakat.

Ring 3 memiliki fokus pada pengamanan jalur serta akses keluar masuk lokasi kegiatan. Pembagian zona ini bertujuan untuk mengoptimalkan penempatan personel. Hal ini juga mempermudah koordinasi dalam mengantisipasi potensi gangguan keamanan selama festival berlangsung.

Sinergi TNI-Polri dan Instansi Terkait dalam Pengamanan

Total 935 personel gabungan dikerahkan untuk pengamanan Festival Cap Go Meh Singkawang. Jumlah ini terdiri dari unsur Polri, TNI, dan dukungan dari instansi terkait lainnya. Keterlibatan berbagai pihak menunjukkan sinergi kuat dalam menjaga keamanan.

Pengamanan juga diperkuat oleh personel tambahan dari Polda Kalbar. Tiga Polres penyangga, yaitu Polres Sambas, Polres Bengkayang, dan Polres Mempawah, turut memberikan dukungan. Kolaborasi ini memastikan cakupan pengamanan yang luas dan efektif.

Komandan Kodim 1202/Singkawang Letkol Muhammad Ivan Juniar menekankan komitmen TNI. Ia menyatakan dukungan penuh terhadap kegiatan yang telah menjadi agenda nasional ini. Penempatan personel TNI dilakukan di titik-titik strategis berdasarkan koordinasi lintas sektor.

Menjaga Toleransi dan Ketertiban Bersama di Singkawang

Letkol Muhammad Ivan Juniar menyoroti pentingnya Festival Cap Go Meh Singkawang sebagai agenda nasional. Singkawang dikenal sebagai barometer toleransi di Indonesia. Keberagaman yang ada merupakan kekuatan yang harus dijaga bersama oleh seluruh elemen masyarakat.

Upaya preventif juga menjadi fokus utama dalam pengamanan ini. Peran Babinsa di lapangan sangat krusial untuk memitigasi potensi gangguan keamanan. Mereka aktif berinteraksi dengan masyarakat untuk mengidentifikasi dan mencegah masalah.

Seluruh elemen masyarakat diajak untuk berpartisipasi aktif dalam menjaga ketertiban. Saling menghormati antarwarga selama perayaan berlangsung sangat ditekankan. Tujuannya adalah agar Festival Cap Go Meh 2026 dapat berjalan aman, lancar, dan kondusif.

Sumber: AntaraNews

Rekomendasi