Pendaftaran SMP Negeri Tangerang Jalur Domisili Diperpanjang, Pastikan Kesempatan Semua Calon Siswa

Pendaftaran SMP Negeri Tangerang jalur domisili diperpanjang hingga Minggu, 28 Juni 2026, memberikan kesempatan bagi calon peserta didik yang terkendala teknis. Jangan lewatkan batas akhir ini untuk mendaftar!

Redaksi Merdeka
Oleh Redaksi Merdeka - Reporter
Pendaftaran SMP Negeri Tangerang Jalur Domisili Diperpanjang, Pastikan Kesempatan Semua Calon Siswa
Pendaftaran SMP Negeri Tangerang jalur domisili diperpanjang hingga Minggu, 28 Juni 2026, memberikan kesempatan bagi calon peserta didik yang terkendala teknis. Jangan lewatkan batas akhir ini untuk mendaftar! (AntaraNews)

Tangerang, 28 Juni 2026 – Seleksi Penerimaan Murid Baru (SPMB) jalur domisili untuk jenjang SMP Negeri di Kota Tangerang masih dibuka hingga Minggu, 28 Juni 2026. Perpanjangan masa pendaftaran ini diberikan setelah sebelumnya terjadi kendala teknis yang menghambat proses registrasi calon peserta didik. Masyarakat diimbau untuk segera memanfaatkan kesempatan ini guna memastikan seluruh calon siswa mendapatkan haknya untuk mendaftar.

Kepala Dinas Pendidikan Kota Tangerang, Wahyudi Iskandar, menyatakan bahwa perpanjangan waktu ini tidak akan mengubah tahapan SPMB yang telah ditetapkan. Hal ini penting untuk diketahui agar masyarakat tidak khawatir akan adanya perubahan mendadak dalam proses seleksi. Jadwal pengumuman hasil seleksi tetap akan dilaksanakan sesuai rencana awal, yaitu pada hari Senin, 29 Juni 2026.

Keputusan perpanjangan ini diambil sebagai respons atas kendala server yang terjadi pada hari pertama pendaftaran, 26 Juni 2026, akibat tingginya lonjakan akses. Pemerintah Kota Tangerang berkomitmen untuk memberikan kesempatan yang adil dan merata bagi seluruh calon peserta didik yang sempat mengalami hambatan teknis saat melakukan pendaftaran online.

Masa pendaftaran SPMB jenjang SMP Negeri jalur domisili seharusnya berakhir pada 27 Juni 2026, namun tingginya antusiasme pendaftar menyebabkan pelambatan akses pada sistem. Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika (Komdigi) Kota Tangerang, Mugiya Wardhany, menjelaskan bahwa situs SPMB mengalami pelambatan akibat lonjakan pendaftar yang mencapai 10.473 dari target 15.531 pendaftar untuk dua hari pelaksanaan.

Meskipun terjadi pelambatan akses, situs SPMB tetap dapat diakses oleh masyarakat, namun dengan waktu respons yang lebih lama. Kebijakan perpanjangan ini merupakan bentuk komitmen Pemerintah Kota Tangerang dalam memastikan tidak ada calon peserta didik yang dirugikan. Wahyudi Iskandar menegaskan bahwa perpanjangan ini bertujuan untuk memberikan kesempatan yang sama kepada seluruh calon peserta didik yang sempat mengalami kendala teknis.

Dinas Pendidikan Kota Tangerang juga menyampaikan permohonan maaf atas kendala teknis yang sempat terjadi. Pihak Pemkot Tangerang memastikan bahwa gangguan tersebut akan menjadi bahan evaluasi penting untuk meningkatkan kualitas pelayanan di masa mendatang. Hal ini menunjukkan keseriusan pemerintah dalam memperbaiki sistem dan memberikan pengalaman pendaftaran yang lebih baik.

Wahyudi Iskandar menjelaskan bahwa perpanjangan waktu pendaftaran ini tidak mengubah petunjuk teknis (juknis) maupun jadwal tahapan lainnya dalam proses SPMB jalur domisili. Ini berarti bahwa seluruh ketentuan dan persyaratan pendaftaran tetap berlaku seperti semula. Masyarakat tidak perlu khawatir akan adanya perubahan aturan yang mendadak.

Jadwal pengumuman hasil seleksi tetap dilaksanakan sesuai rencana pada hari Senin, 29 Juni 2026. Oleh karena itu, calon peserta didik dan orang tua diimbau untuk tetap memantau informasi resmi dari Dinas Pendidikan Kota Tangerang. Penting untuk diingat bahwa perpanjangan ini hanya menambah waktu pendaftaran, sehingga seluruh proses seleksi tetap berjalan sesuai ketentuan yang berlaku.

Wahyudi juga mengimbau para orang tua dan calon peserta didik agar memanfaatkan perpanjangan waktu tersebut dengan sebaik-baiknya. Selain itu, masyarakat diminta untuk tetap teliti saat mengisi data pendaftaran agar tidak terjadi kesalahan yang dapat memengaruhi proses seleksi. Ketelitian dalam pengisian data sangat krusial untuk menghindari masalah di kemudian hari.

Pemerintah Kota Tangerang memastikan bahwa seluruh perangkat teknis terus melakukan pemantauan dan optimalisasi sistem hingga masa pendaftaran berakhir. Langkah ini diambil untuk menjamin kelancaran proses pendaftaran di sisa waktu yang tersedia. Tujuannya adalah agar tidak ada lagi kendala teknis yang menghambat calon peserta didik.

Optimalisasi sistem ini dilakukan agar proses SPMB Jalur Domisili dapat berlangsung aman, lancar, dan memberikan pelayanan terbaik bagi seluruh masyarakat. Komitmen ini menunjukkan upaya serius Pemkot Tangerang dalam menyelenggarakan penerimaan siswa baru yang transparan dan akuntabel. Dengan demikian, diharapkan semua pihak merasa puas dengan layanan yang diberikan.

Gangguan server yang terjadi sebelumnya menjadi pelajaran berharga bagi Dinas Pendidikan dan Komdigi Kota Tangerang. Evaluasi menyeluruh akan dilakukan untuk mencegah terulangnya masalah serupa di masa depan, demi peningkatan kualitas pelayanan publik secara berkelanjutan. Hal ini sejalan dengan visi pemerintah untuk selalu memberikan yang terbaik bagi warganya.

Sumber: AntaraNews

Rekomendasi