Pesan Erick Thohir buat Ketua SC Piala Presiden: Pertandingan Harus Bersih
Ketua Umum Persatuan Sepak Bola Seluruh Indonesia (PSSI) Erick Thohir ingin agar para panitia menjaga pertandingan dengan baik
Piala Presiden 2025 akan segera bergulir pada Minggu, 6 Juli 2025 mendatang. Nantinya, pertandingan yang akan diikuti empat klub Indonesia dan dua klub luar negeri itu akan bertanding di dua lapangan megah yakni Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK) Jakarta dan Si Jalak Harupat, Bandung, Jawa Barat.
Ketua Umum Persatuan Sepak Bola Seluruh Indonesia (PSSI) Erick Thohir ingin agar para panitia yang menggelar laga nanti agar menjaga pertandingan tetap berjalan dengan baik.
"Saya mengharapkan juga panitia tadi sudah diingatkan oleh Ketua Pak Ara untuk menjaga tidak hanya masyarakat yang tertib, UMKM-nya baik, tetapi pertandingan harus bersih," kata Erick Thohir saat konferensi pers di SCTV Tower, Senayan, Jakarta, Jumat (4/7).
Erick mengungkap, pagelaran Piala Presiden 2025 ini bisa menjadi tolak ukur sepakbola Indonesia. Oleh karenanya, ia ingin agar setiap pertandingan bisa berjalan bersih.
"Ini menjadi tolak ukur, yang penting karena tidak mungkin industri sepakbola kita bisa berjalan baik tanpa pertandingan yang bersih," ungkapnya.
wasit dari luar negeri
Dalam kesempatan itu, Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) ini menyebut, ada wasit dari luar negeri yang nantinya memimpin jalannya pertandingan.
Menurutnya, penggunaan wasit asing nanti dijelaskannya juga bisa menjadi pembinaan untuk wasit-wasit di tanah air.
"Saya tahu juga ada keterlibatan wasit asing kalau tidak salah dan ini apresiasi dan sekalian membina wasit-wasit Indonesia sendiri, karena tidak mungkin semua juga wasit asing, sampai kapan nanti bangsa kita tidak punya wasit lokalnya, mesti ada bentuk kebersamaan nanti," pungkasnya.
Dalam kesempatan itu, turut dilakukan penandatanganan nota kesepahaman (MoU) dengan Price Waterhouse Coopers (PwC) yang dilakukan oleh Ketua Steering Committee (SC) Piala Presiden 2025, Maruarar Sirait.